ROKAN HILIR, SINABOI - Belajar dari berbagai persoalan yang dihadapi, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Hilir) belakangan ini merumuskan dalam mengatasi persoalan ternyata memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) untuk peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Makan, dengan memanfaatkan SDA, Pemkab Rohil terus mengembangan dunia pendidikan. 

Kekayaan alam yang dimiliki Kabupaten Rokan Hilir secara umum ternyata tidak hanya SDA yang dapat diperbaharui saja, tetapi terdapat pula SDA yang tidak dapat diperbaharui. Berangkat dari itu, Pemkab Rohiil telah memikirkan bagaimana mengatasi SDA yang semakin hari bisa mengalami penyusutan bahkan habis. Oleh karena, Pemkab Rohil memberlakukan percepatan peningkatan kualitas SDM dengan tujuan dapat mengatasi masalah ke depannya menyangkut SDA itu sendiri. 

"Untuk menjawab tantangan, perlu adanya peningkatan SDM di Rokan Hilir. Makanya belakangan ini Pemkab Rohil terus melakukan berbagai macam terobosan-terobosan yang telah dilaksanakan maupun yang sedang digesa untuk percepatan pendiriannya. Untuk yang telah dilaksanakan, telah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Rokan Hilir dengan keberadaan Kampus Institut Pemeirntahan Dalam Ngeri (IPDN) di Ujung Tanjung. Sedangkan untuk percepatan pembangunan lainnya yang mengakomodir kepentingan dan sumber daya daerah didirikanlah Akademi Komunitas Keunggulan Lokal," sebut Wakil Bupati Rokan Jamiluddin. 

Sehingga, sambung Jamiluddin, upaya untuk meningkatkan kualitas SDM tersebut, jelas Annas, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir memfokuskan pada empat pilar pembangunan utama, yakni, perluasan akses layanan pendidikan, peningkatan mutu pendidikan, relevansi dan daya saing, serta akuntabilitas pemerintahan yang bersih. 

"Perlunya perencanaan yang matang dalam mempercepat pembangunan adalah tujuan utama pemerintahan yang bersih. Terutama, memfokuskan pada aspek pemberantasan kemiskinan dan kebodohan yang terus dilakukan Pemmkab Rohil. Mempercepat penyediaan infrastruktur dan pengembangan pendidikan. Kemudian memperhatikan dan mengembangkan pembangunan bidang keagamaan," urainya.

Selanjutnya, pembukaan akses wilayah daerah-daerah terpencil merupakan program praktis Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir bersamaan dengan pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas SDM yang andal. 

"Upaya peningkatan SDM memang menjadi target utama dalam pengentasan kemiskinan. Karena, kemiskinan tak lepas dari kebodohan. Berangkat dari itulah Pemkab Rohil terus berupaya memanfaatkan SDA untuk meningkatakan SDM putra/putri Rokan Hilir. Karena, SDA kita (Rohil) ini sangat kaya, kenapa tidak terus digali untuk kepentingan meningkatkan SDM. 

Di samping itu, memfokuskan pemerintahan yang baik melalui empat pilar yang diemban Pemkab Rohil, seluruh SKPD tidak boleh lari dari koridor itu. Sehingga, mengutamakan peningkatan kualitas layanan prima kesehatan kepada masyarakat dan peningkatan kualitas SDM sangat ditentukan oleh peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan itu sendiri," sambung Bupati Rohil H Suyatno. 

Dirinya menjelaskan, kebijakan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. jika dipandang dari sudut infrastruktur, maka kebijakan yang berkontribusi langsung pada peningkatan sumber daya alam manusia, telah dituangkan kedalam kualitas SDM masyarakat dan tenaga kerja khususnya yang berbasis kepada kopetensi. 

Membangun sarana dan prasarana pendidikan dengan membangun jaringan kesehatan untuk meningkatkan derajat masyarakat yang sehat melalui upaya pencegahan dengan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. "Pemkab Rohil juga terus membangun sarana dan prasarana olah raga, membangun sarana ibadah, membangun sarana dan prasarana aparatur kecamatan, membangun sarana dan prasarana kesehatan kecamatan," tegas Suyatno.

Dari sejumlah aspek di atas, Pemkab Rohil menuangkannya lagi ke dalam program percepatan guna menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. "Pembangunan sarana dan prasarana sekolah dilengkapi dengan sarana penunjang seperti laboratorium dan perpustakaan. Kemudian pembangunan sarana dan prasarana kesehatan diiringi dengan peningkatan layanan kesehatan. Selanjutnya meningkatkan kompetesi tenaga pendidik dibarengi dengan sarana olah raga, pembangunan mesjid kecamatan, pembangunan pusat perkantoran kecamatan dan pembangunan puskesmas rawat inap disetiap kecamatan," papar Bupati Rohil Suyatno.(roi11)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.