ROKAN HILIR, BAGAN BATU - Pemerintah Kabupaten Rohil membuka akses kunjungan tempat wisata yang berada didaerah perbatasan lintas domestik perairan internasional. Beberapa potensi wisata alam yang ada di Pulau Jemur, Pulau Mandi, Pulau Tokong, dan Pulau Arwah ternyata memiki keindahan alam yang sangat indah

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Dengan keindahan alam yang ada di Rohil namun belum begitu terekspose, selama ini pengunjung mengalami kesulitan dalam jarak tempuh yang disebabkan keterbatasan sarana dan prasarana pendukung.

Menurut Bupati Rohil Suyatno dikarenakan kesulitan menempuh akses wisata tersebut, pemerintah Kabupaten Rokan Hilir mengambil kebijakan akan membeli kapal cepat kapasitas 100 orang penumpang. 


Kapal ini bisa digunakan untuk trayek dari Bagansiapiapi ke Pulau Jemur dengan jarak tempuh yang cepat. Sehingga hal ini bisa mendatangkan PAD terhadap daerah.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Ia mengatakan bahwa potensi wisata yang dapat menambah incame daerah hendaknya dikemas dan ditata dengan baik mungkin, dan sudah saatnya mengangkat seluruh potensi wisata alam yang berada di Pulau Jemur tersebut.

Pemkab menurut Bupati juga sudah berkomitmen mengangkat potensi besar dimata nasional maupun internasional supaya bisa menambah penghasilan asli daerah , serta dapat mendatangkan wisatawan asing dari berbagai mancanegara

"Jangan lagi daerah ini terlalu berharap dengan dana perimbangan DBH. Maka dari itu, ayo kita kembangkan dan manfaatkan potensi yang ada di Rohil sehingga bisa menjadi masukan PAD daerah ini," katanya.

Ditempat terpisah, dengan penjelasan dari Kadishubkominfo Rohil bahwsanya jalur wisata Pulau Jemur di Kabupaten Rohil bakal dibuka untuk umum. Pemkab Rohil rencananya telah menyiapkan 2 armada kapal ferry berkapasitas angkut 68 orang.

Surya menyebutkan, armada Ferry yang telah disiapkan sebanyak 2 unit berkapasitas 68 orang. Biaya penumpang perorang ditetapkan 350 ribu rupiah pulang pergi. Rencana pemkab menyiapkan jadwal 2 kali seminggu, setiap Sabtu berangkat pagi pulang sore.

"Kemudian lihat perkembangannya, jika ramai peminat akan ditambah frekuensi jadwalnya dan apabila sudah tersedia tempat menginap akan ditambah hari nya menginap  selama 2 hari Sabtu-Minggu," katanya.

Hanya saja belum ada armada kusus penumpang yang memberangkatkan penumpang ke Pulau tersepan Republik Indonesia yang berbatasan dengan Selat Malaka itu. "Pesona yang ada di Pulau Jemur sangat banyak bisa jadi wahana berenang, menyaksikan penyu  bertelur, melepas tukik dan deeping," sebutnya.(adv-roi10)

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.