ROKAN HILIR, BAGANSIAPI API - Tim kesenian dari Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) memukau para pengunjung Riau Expo di SKA Co Ex pekanbaru pada Selasa (25/10/2016) malam.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Kesenian yang ditampilkan berupa tarian Keranjang Ikan yang didukung oleh sanggar mustika budaya dan komunitas pecinta seni budaya kajang pesisir, Bagansiapiapi memukau penonton di Pekanbaru, Riau.

Demikian disampaikan Kasi Kepurbakalaan Disparbudpora Rohil, Zakia Hada SSn MHum, Rabu (26/10/2016) melalui sambungan selulernya. Ia mengatakan, keiikutsertaan di ajang tersebut sebagai bentuk partisipasi Pemkab Rohil dalam mensukseskan Riau Expo 2016.

''Selain kita memiliki stand pameran yang menampilkan potensi daerah juga dalam rangka mengenalkan seni budaya dan berbagai objek wisata Negeri Seribu Kubah lewat tim kesenian yang kita tampilkan di Pekanbaru,'' katanya.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Disebutkan Zakia Hada, beberapa objek wisata Rohil seperti Pulau jemur, Parit Bay Park, Danau Janda Gatal, Pulau Tilan, Jembatan Kembar Pedamaran I dan II, Ritual Bakar Tongkang (RBT), situs sejarah, candi kita perkenalkan kepada pengunjung.

''Selain berpartisifasi ikut dalam ajang itu kita juga mengenalkan berbagai objek wisata yang ada di Rohil. Dengan begitu masyarakat akan mengetahui dan tertarik untuk berwisata ke negeri yang berjuluk seribu kubah ini,'' ucapnya.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Terpisah, Penata Tari, Dedek Iskandar mengatakan, hasil laut yang melimpah tentunya mengangkat nama Kota Bagansiapiapi sebagai salah satu kota penghasil ikan terbesar di dunia setelah Norwegia dengan melibatkan banyak nelayan. 

Namun, seiring berjalannya waktu predikat itu telah hilang dan saat ini secara bertahap akan dikembalikan oleh pemkab Rohil.

''Tari ini menampilkan hasil nelayan dimuat di dalam keranjang ikan yang terbuat dari rotan. Dimana keranjang rotan itu dulunya sebagai alat utama nelayan untuk memuat ikan kepelabuhan atau dermaga. Nah, kondisi inilah yang digambarkan dalam tari kesenian,'' pungkasnya sembari mengatakan kalau Rohil juga sempat menampilkan lagu-lagu daerah Rohil.(roi11)

ROKAN HILIR, BAGANSIAPI API - Jalan Santai dalam rangka menyambut HUT Pemuda Pancasila ke-57 sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-88 tahun 2016 di Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, meriah.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Wakil Bupati Rokan Hilir, Jamiludin di Bagansiapiapi, Kamis mengatakan kegiatan jalan santai ini berlangsung hari ini merupakan bentuk suka cita menyambut dua hari bersejarah tersebut, sekaligus memberikan motivasi agar para pemuda tergerak untuk ikut membangun daerah.

''Kami menyampaikan ucapan selamat dan sukses, karena ini pertama kali acara Pemuda Pancasila (PP) Rohil meriah dibarengi dengan Hari Sumpah Pemuda,'' kata Jamiludin, sebagaimana dilansir Antara.

Jalan santai yang diikuti ribuan masyarakat dan pelajar itu mengambil rute perjalanan dimulai dari Jalan Merdeka, Jalan Pahlawan, Jalan Bangko, Jalan Perwira, dan kembali ke Jalan Merdeka.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Jalan santai tersebut juga turut diikuti Wakil Bupati Rohil Jamiludin didampingi Ketua DPRD Nasrudin Hasan, Kajari Rohil Bima Suprayoga, Dandim 0321/ Rohil Letkol Arh Bambang Sukisworo, Pelaksana tugas Sekda Rohil Surya Arfan, Ketua MPC PP Rohil Taem Pratama serta sejumlah pejabat Rohil dan Organisasi Masyarakat (Ormas) lainnya.

Ketua MPC PP Rohil, Taem Pratama mengatakan bahwa acara digelar sebagai bentuk syukuran atas hari jadi organisasi yang dipimpinnya.

''Jika bicara Pancasila tentu tidak hanya bicara daerah, tetapi bicara Nasional. Begitu juga untuk bisa menegakkan empat pilar Demokrasi Indonesia memang tidak mudah, tetapi kita sebagai Pemuda Pancasila harus terdepan. Kami berharap semua bisa bergandeng tangan membangun dengan menghilangkan perbedaan,'' katanya.

Taem berharap melalui acara ini eksistensi MPC PP Rohil diharapkan bisa dilihat masyarakat, seperti kegiatan jalan santai yang telah digelar.

''Jadi kami ingin memperkenalkan diri, karena hanya kami satu-satunya Ormas yang lahir bertepatan di Hari Sumpah Pemuda. Ormas kita lebih tua dibanding organisasi lainnya,'' katanya pula.(roi11)

ROKAN HILIR, BAGANSIAPI API - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) dalam waktu dekat akan membangun Pabrik sepatu di kota Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko. Pabrik sepatu itu dibangun sebagai salah satu upaya pemerintah daerah untuk memberantas kantong kemiskinan dengan menyediakan lapangan pekerjaan bagi putra-putri asli daerah.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
"Pabrik sepatu itu sasaran utamanya adalah ratusan ribu anak sekolah dari berbagai tingakatan yang dijual dengan harga yang miring atau lebih murah dari harga yang ada dipasaran. Agar Anak didik lebih mudah membeli sepatu, pihak sekolah harus memiliki koperasi agar anak yang ingin membeli sepatu bisa melalui koperasi sekolahnya masing-masing," ujar Bupati Rohil, H Suyatno Amp, Rabu (14/9/2016) di Bagansiapiapi. 

Dijelaskannya, sebelum pabrik sepatu itu dibangun dan dioperasikan pemkab rohil tentunya terlebih dahulu melakukan pelatihan kepada para pekerja melalui instansi terkait dengan mendatangkan guru latih dari luar daerah yang dibiayai dengan menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD). 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
"Kita akan datangkan guru latih untuk melatih para pekerja agar pabrik itu nantinya bisa maju dan berkembang," Kata Suyatno.

Selain membangun pabrik sepatu, Pemkab Rohil dalam waktu dekat juga akan membangun Stadiun bola kaki yang megah menyerupai stadium yang ada Pekanbaru. Pembangunan stadiun ini dalam rangka memberikan semangat dan motivasi kepada generasi muda untuk berolahraga. Selain itu, tujuannya utamanya adalah untuk mencari bibit-bibit yang memiliki kemampuan dicabang olahraga (Cabor) sepak bola agar bisa diberikan pembinaan.

"Stadiun yang ada saat ini (Stadiun Koni-red) kondisinya masih belum memuaskan, makanya kita akan membangunya lebih megah agar bisa memotivasi para generasi muda untuk berolahraga. Mengenai pelatihnya akan didatangkan dari luar dengan dibiayai oleh pemerintah daerah melalui Komite olehraga nasional indonesia (Koni) kabupaten Rohil," katanya.(roi11)

ROKAN HILIR, SINABOI - Usai menghadiri acara Musrenbang RPJMD, Wakil Bupati Rokan Hilir Drs Jamiludin langsung  melakukan peninjauan terhadap kelanjutan pembangunan jembatan di Kepenghuluan Sinaboi Kecamatan Sinaboi, Rabu (14/09/2016) siang kemaren.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Kedatangan Wakil Bupati Rokan Hilir ke Sinaboi disambut oleh datuk Pengghulu Sinaboi, Masri dan tokoh masyarakat setempat dengan berkumpul disalah satu wisma di Sinaboi. 

Wabup meminta agar masyarakat setempat menyampaikan aspirasinya dan menyampaikan pandangannya terkait pembangunan jembatan itu.

Ia mengatakan kalau kedatangannya ke sinaboi ini untuk memenuhi janji politiknya saat pilkada tahun 2015 lalu. 


http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Dimana jika ia terpilih sebagai wabup rohil maka jembatan itu akan dibangun. 

Namun dikarenakan kondisi keuangan daerah lagi mengakami defisit, pembangunan jembatan itu hanya bisa dilakukan dengan perbaikan menggunakan kayu keras.

"Untuk membangun jembatan permanen tentunnya harus menelayan anggaran lebih kurang sebesar Rp85 Miliar. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Nah, karena anggaranya terbatas maka tahun ini kita hanya bisa melakukan perbaikan jembatan tersebut dengan memakai kayu keras dengan biaya sebesar Rp200 juta," sebut Jamiluddin.
  
Diakui mantan Wakil ketua DPRD Rohil ini, Jembatan itu memang sangat diperlukan oleh masyarakat, terutama bagi warga tionghoa yang rutin melakukan kegiatan keagamaan seperti sembahyang pekong, sembayang kuburan, sembahyang sayur dan lain sebagainya. 

"Dimana jembatan itu satu-satunya urat nadi masyarakat sinaboi. Namun dikarekan anggaran tidak memungkinkan, maka kita bangun dulu seadanya," katanya.(roi11)

ROKAN HILIR, BAGANSIAPI API - Provinsi Riau Suyatno meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat untuk tidak melakukan pungutan liar atau pungli kepada masyarakat, yang sedang mengurus administrasi kependudukan.

"Masyarakat yang ingin mengurus dokumen kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga, Akte Kelahiran dan berbagai dokumen lainnya sampai saat ini masih gratis. Kalau ada dinas tersebut melakukan pungutan liar, segera laporkan ke saya," kata Suyatno di Bagansiapiapi, Senin.

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Untuk menghindari praktek pungli maupun calo yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, dia menyarankan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Rohil segera memasang baliho atau spanduk raksasa dihalaman kantor.

"Dari dulu hingga sekarang mengurus dokumen kependudukan masih gratis. Maka dari itu jangan sampai ada oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Disdukcapil yang memungut biaya apapun kepada masyarakat. Jika hal ini sampai terjadi maka kita tidak akan kasi ampun dan akan memberikan sanksi tegas sesuai peraturan yang berlaku," tegas Bupati, sebagaimana dilansir Antara.

Terkait calo menurutnya kebanyakan sering terjadi pada masyarakat yang tinggal dipedesaan. Hal ini disebabkan masyarakat tersebut enggan melakukan pengurusan kepusat Ibukota Kabupaten Rohil di Bagansiapiapi.

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
"Kalau calo meminta hanya sekedar uang rokok dari masyarakat itu hal yang wajar-wajar saja, karena masyarakat itu meminta pertolongan melakukan pengurusan, tapi janganlah sampai yang diminta itu tidak setimpal. Namun kita menyarankan untuk mengurus langsung," saran dia.

Bupati juga dalam waktu dekat akan mengumpulkan seluruh stakeholder pelayanan agar tidak terjadi lagi pungli di Rokan Hilir.

"Sebagaimana perintah dari Presiden melalui Kapolri dan seluruh instansi yang terkait supaya menghilangkan pungli-pungli yang ada dikantor-kantor pemerintahan, terutama kantor pelayanan publik. Aksi seperti jangan sampai terjadi didaerah ini," katanya mengingatkan.(roi10)

ROKAN HILIR, BAGANSIAPI API - Bupati Suyatno, apresiasi atas pelaksanaan kegiatan Pencanangan IBI KB-Kesehatan tingkat Kabupaten Rokan Hilir di halaman Kantor Camat Batu Hampar belum lama ini, karena hal ini memiliki nilai yang sangat strategis dalam mewujudkan keluarga kecil, sehat, bahagia dan sejahtera.

Program kependudukan dan keluarga berencana, kesehatan ke depan dapat memberikan harapan dan kontribusi yang nyata dalam membangun sumber daya manusia yang lebih berkualitas.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil

"Bukan tidak boleh lebih dari dua, itu tergantung kesepakatan dari bapak ibuk. Rohil ini ada kampung KB yang dipusatkan di Batu Hampar. Kita (pemerintah, red) beserta DPRD mendukung program ini," tukas Suyatno.

Sebelumnya, Kepala BKKBN Provinsi Riau, diwakili Yenrizal Makmur menyampaikan, program Keluarga Berencana di Indonesia, awalnya dimotori para bidan, dengan memberikan penyuluhan tentang Keluarga Berencana.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Untuk saat ini, kata Kepala BKKBN Riau, pemerintah sedang melaksanakan program Kampung Keluarga Berencana (KB). Oleh karenanya, diharapkan, untuk setiap kabupaten/kota, harus ada apa yang namanya Kampung KB sebagai pilot proyek.

Ketua IBI Rohil, Rita Zahra mengatakan, sasaran pelaksanaan IBI-KB Kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi aktif organisasi profesi IBI dalam pengelolaan dan pelayanan KB dan Kesehatan yang mencakup seluruh wilayah kecamatan se-Kab. Rohil termasuk daerah terpencil, tertinggal dan perbatasan.

Anggota IBI se-Rohil yang tersebar di seluruh wilayah 15 Kecamatan, baik di Poskesdes, Puskesmas Pembantu, Puskesmas kecamatan kita harapkan akan ikut berpartisipasi aktif mengatasi ledakan penduduk melalui pelayanan KB dan pengelolaan kesehatan langsung kepada masyarakat untuk mendukung program nasional.

Pencanangan bakti sosial ini, dihadiri Kepala Dinas  BKKBN Riau, Ketua DPRD Rohil, Kapolres Rohil, Babinsa Rohil, Kodim, ketua TP PKK Rohil, ketua Dharma Wanita Rohil, Camat, Kepala Dinas Kesehatan Rohil, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga Berencana Rohil, serta Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Rohil serta para bidan yang berada di Rohil.(adv/roi09)

ROKAN HILIR, BAGAN BATU - Bidang Perkebunan berpeluang untuk meningkatkan perekonomian rakyat dalam pembangunan perekonomian Rohil bahkan Indonesia. Pasalnya, sektor perkebunan di Indonesia setiap tahunnya terus berkembang. Pada saat ini, sektor perkebunan dapat menjadi penggerak pembangunan nasional karena dengan adanya dukungan sumber daya yang besar, orientasi pada ekspor, dan komponen impor yang kecil akan dapat menghasilkan devisa non migas dalam jumlah yang besar.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Tanaman perkebunan mempunyai peranan sebagai salah satu sumber devisa sektor pertanian, penyedia bahan baku industri sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri serta berperan dalam kelestarian lingkungan hidup. 

Untuk di Rohil banyak sekali daerah yang memiliki potensi untuk dikembangkannya sektor perkebunan, hal ini disebabkan oleh faktor-faktor ekologi yang baik untuk membudidayakan jenis tanaman perkebunan.

Faktor-faktor ekologi tersebut diantaranya Indonesia memiliki beragam jenis tanah yang mampu ditanami jenis tanaman apapun, sinar matahari yang konsisten sepanjang tahun, kondisi iklim yang tropis memenuhi syarat untuk tumbuh jenis tanaman, dan curah hujan rata-rata per bulan cukup tinggi. Umumnya tanaman perkebunan sangat cocok ditanam di daerah tropis dan subtropis.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Beberapa jenis komoditi perkebunan banyak berkembang di Rohil diantaranya perkebunan kelapa sawit, kelapa, karet, kakao, tebu, kina, dan sebagainya. Komoditi perkebunan dengan berbagai karaakteristik baik dari morfologinya, syarat tumbuhnya, maupun beberapa produk olahannya sehingga mampu berkembang di Indonesia.

Menurut Kepala Dinas Perkebunan Rohil, Syahril mengatakan bahwa segala kegiatan yang mengusahakan tanaman tertentu pada tanah dan/atau media tumbuh lainnya dalam ekosistem yang sesuai, mengolah dan memasarkan barang dan jasa hasil tanaman tersebut, dengan bantuan ilmu pengetahuan dan teknologi, permodalan serta manajemen untuk mewujudkan kesejahteraan bagi pelaku usaha perkebunan dan masyarakat.

Lahan perkebunan merupakan lahan usaha pertanian yang luas, biasanya terletak di daerah tropis atau subtropis, yang digunakan untuk menghasilkan komoditas perdagangan (pertanian) dalam skala besar dan dipasarkan ke tempat yang jauh, bukan untuk konsumsi lokal. Perkebunan dapat ditanami oleh tanaman industri seperti kelapa sawit, karet, kopi, kakao, kelapa, tebu, dan sebagainya. Ukuran luas perkebunan sangat relatif dan tergantung ukuran volume komoditas yang dipasarkannya.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Namun demikian, suatu perkebunan memerlukan suatu luas minimum untuk menjaga keuntungan melalui sistem produksi yang diterapkannya. Ciri perkebunan : menerapkan cara monokultur, paling tidak untuk setiap blok yang ada di dalamnya, terdapat instalasi pengolahan atau pengemasan terhadap komoditi yang dipanen di lahan perkebunan itu, sebelum produknya dikirim ke pembeli.

Peran dalam perkebunan sendiri merupakan salah sub sektor dari pertanian yang juga memiliki peranan besar bagi sektor pertanian dan perokonomian Rohil.  Tanaman perkebunan memiliki dua potensi pasar yaitu di dalam dan di luar negeri. Tanaman perkebunan di dalam negeri dapat dikonsumsi langsung oleh masyarakat, diperlukan sebagai bahan baku industri. Hal ini menunjukkan bahwa tanaman perkebunan memiliki arti ekonomi yang penting. Artinya, bila diusahakan secara sungguh-sungguh atau profesional bisa menjadi suatu bisnis yang menjadikan keuntungan besar.

Bupati Rohil H Suyatno menegaskan, bahka tanaman perkebunan mempunyai peranan sebagai salah satu sumber devisa sektor pertanian, penyedia bahan baku industri sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri serta berperan dalam kelestarian lingkungan hidup. Pemerintah secara berangsur mengurangi petani yang tidak mempunyai tanah menjadi pemilik tanah dalam pembangunan sub sektor perkebunan. Pemilikan lahan secara bertahap dilakukan dengan program Perkebunan Inti Rakyat (PIR). 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Tujuan dilaksanakannya pembangunan PIR adalah untuk meningkatkan taraf hidup para petani atau pengebun dengan jalan pembukaan arel-areal baru kurang produktif atas lahan kritis, serta menghentikan perladangan berpindah-pindah. Dengan proyek Perkebunan Inti Rakyat maka petani dapat menjual komoditas hasil kebunnya kepada pemerintah dengan harga pasaran ekspor serta kualitas komoditas terjamin standartnya.

Potensi sub sektor perkebunan untuk dijadikan ekspor di masa-masa mendatang sebenarnya sangat besar. Prasyarat yang diperlukan hanyalah perbaikan dan penyempurnaan iklim usaha dan struktur pasar komoditas perkebunan dari sektor hulu sampai ke hilir. Mustahil kinerja ekspor akan lebih baik jika kegiatan produksi di sektor hulu, pola perdagangan dan distribusi komoditas perkebunan domestik masih mengalami banyak hambatan.

Perkebunan merupakan segala kegiatan yang mengusahakan tanaman tertentu pada tanah dan/atau media tumbuh lainnya dalam ekosistem yang sesuai, mengolah dan memasarkan barang dan jasa hasil tanaman tersebut, dengan bantuan ilmu pengetahuan dan teknologi, permodalan serta manajemen untuk mewujudkan kesejahteraan bagi pelaku usaha perkebunan dan masyarakat.  

Juga mampu mempunyai peranan sebagai salah satu sumber devisa sektor pertanian, penyedia bahan baku industri sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri serta berperan dalam kelestarian lingkungan hidup. (adv/roi09)

ROKAN HILIR, BAGANSIAPI API - Memasuki tahun 2016, pemerintah daerah Kabupaten Rokan Hilir akan fokus pada tugas-tugas dan pembangunan yang sudah ada selama lima tahun ini. Seperti yang diungkapkan Kepala Bappeda Kabupaten Rokan Hilir, M. Job Kurniawan, kepada Wartawan diruang kerjanya.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
"Lebih dominan, kita menyelesaikan tugas-tugas yang lalulah. Seperti sekolah yang sudah dibangun, kantor, tapi jalan masuknya belum ada. Kita fungsikan semua yang telah kita bangun selama lima tahun ini. Termasuk kantor Bupati," ungkapnya.

Menurutnya, semua akan dilakukan bertahap. Seperti memfungsikan kantor bupati, tidak akan mungkin memindahkan sistem keuangan. Karena jika dipindahkan langsung, akan berpengaruh kepada pekerjaan seperti pembayaran gaji.

M.Job Kurniawan juga mengakui, bahwa masih banyak bangunan yang belum di fungsikan dan akan diselesaikan di APBD 2016 ini agar bisa di fungsionalkan. 

Misalkan mesjid ditanah putih tanjung melawan, rantau bais, Bagan Batu, dikubu, dan rantau kopar akan diselesaikan. Seperti kurangnya tempat air wudhu, akses jalan masuk belum ada, akan diselesaikan. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
"Pelan-pelanlah, setidaknya sudah mulai orang sholat di situ, seperti dirantau bais," katanya.

Selain itu, tambah Job, pihaknya sudah meminta kepada Dinas Pasar agar dapat memfungsionalkan pasar yang sudah di bangun, seperti Pasar Central.

"Kita sudah sampaikan, kalau memang tidak mau dijadikan pasar kita jadikan kantor pasar aja. 

Untuk tahun ini kita selesaikan pengerjaan seperti lampu. Bagitu juga sekolah yang putus kontrak kita selesaikan," tambahnya.

Selain memfungsionalkan pembangunan yang sudah ada, Pemkab Rohil juga akan menyelesaikan bidang ekonomi dan kemiskinan. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
"Untuk bangunan-bangunan yang belum selesai, mudah-mudahan selesailah dengan APBD terakhir ini. Untuk bangunan yang baru-baru kuranglah, fokus untuk memoles dan menyelesaikan tugas-tugas yang belum selesai," kata Job.

Bukan sampai disitu, Pemkab Rohil akan memfokuskan dibidang produksi seperti disektor budidaya perikanan, dipertanian dan peternakan. 

Selain itu juga, Job meminta kepada media agar dapat membantu untuk pemberitaan yang mengangkat berita tentang ekonomi dan investasi yang ada di Kab Rokan Hilir.(adv/roi09)

BERITA RIAU, ROKAN HILIR - Bupati Rokan Hilir H Suyatno AMp melakukan peninjauan pembangunan parit Gepak yang akan dilakukan normalisasi dan pelebaran di areal jalan Siak Ujung kelurahan Bagan Timur, Senin (29/2). 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Rombongan bupati disertai plt kepala dinas Bina Marga dan Pengairan Jon Syafrindow, kepala dinas CK Suwandi SSos, kepala dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan Ibus Kasri, kepala Bappeda Job Kurniawan, kepala dinas Pertanian Ir Muslim, kabag humas Hermanto Ssos, kabag protokol Saiman AMp, Kasi Pengairan BMP Abdul Manan, lurah Bagan Timur Robi Kurniawan dan aparatur kelurahan.

Untuk sampai ke titik dimana normalisasi dikerjakan mesti berjalan kaki lagi sekitar 100 meter lagi, di lingkungan tersebut secara umum masih berupa semak belukar namun aliran parit masih terlihat meskipun tertutupi timbunan tumbuhan liar. 

"Di sini akan kami programkan pembongkaran atau pelebaran parit Gepak, sekarang lebarnya paling 6 meter akan ditambah menjadi 15 meter. Begitu juga dibangun bodi jalan di jalan yang pernah dibuat pada tahun 2000 dengan lebar 7 meter kedepan dibuka sehingga menjadi 20 meter termasuk parit tersebut," ujar Suyatno.

Bupati sudah instruksikan kepada sekcam dan lurah Bagan Timur untuk menyampaikan informasi keapada masyarakat yang punya lahan di sepanjang parit Gepak agar bisa dinndang untuk musyawarah agar tanah di lahan ditumbuhi semak belukar akan dibersihkan oleh pemkab.

"Selain itu untuk jalan di lingkungan parit Gepak ini terutama di titik parit Tangko, ujung jalan Siak, Bahagia dan jalan Selamat saya minta itu diluruskan, tembuskan sampai ke bodi jalan di parit Gepak ini," ujarnya menambahkan. 

Ia menganggap jika pembangunan jalan terlaksana maka bisa menjadi alternatif bagi warga yang datang ke Bagansiapiapi. Sebagai pilihan akses mengingat keadaan di jalan Pahlawan yang semakin padat setiap harinya. 

Bupati sekali lagi mengingatkan agar camat dan lurah mengadakan pertemuan dengan warga pemilik lahan, duduk bersama sehingga diperoleh pemahaman untuk merelakan lahan yang terkena pengerjaan normalisasi dibersihkan oleh pemkab. Itu semua tak lain tujuannya adalah untuk kepentingan bersama. 

"Kalau pemkab yang bersihkan tentunya kondisi di lingkungan ini menjadi cantik, harga tanah pun bisa melambung tinggi. Tujuan kita ini semua menjadi bagus," tegasnya. 

Kesadaran masyarakat sangat diharapkan sebagai bagian partisipasi dalam membangun daerah, bupati mengatakan dalam proses tersebut tidak bijak jika  ada yang meminta ganti rugi. "Saya mohon jangan ada ganti rugi, karena program ini adalah untuk kepentingan masyarakat kita keseluruhan," ucapnya. 

Terhadap progress pengerjaan normalisasi parit di ujung jalan Siak ini bupati akan memastikan dapat segera dilaksanakan. Jika ternyata dinas terkait terangnya tidak melakukan pekerjaan dengan cepat seperti komitmen maka bupati tak segan untuk mengambil tindakan tegas. 

"Saya beri ultimatum, besok saya cek lagi janjinya dari dinas terkait. Kalau ternyata besok tak dikerjakan saya berikan teguran tapi saya yakin dan percaya karena ini menyangkut kepentingan ummat, kepentingan bersama, pasti segera dilaksanakan," pungkasnya.(roi02)

BERITA RIAU, ROKAN HILIR - Bupati Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno menaruh perhatian yang besar akibat terbengkalainya ‎ pembangunan pelabuhan internasional yang dibangun dipinggir sungai Rokan, Batuempat karena tidak memiliki  sertifikat tanah dan izin Amdal.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Dalam peninjauannya bersama dinas terkait, Senin (29/2/16) ‎menyayangkan jika pembangunan pelabuhan yang sudah menelan anggaran puluhan milyar dari APBN tahun anggaran 2014  tersebut tidak dilanjutkan. Menurutnya,Lokasi pelabuhan tersebut sangat strategis dan cukup bagus serta berada persis didepan pulau Pedamaran.

"Pemerintah daerah sudah berusaha sekali, kita juga sudah menelpon salah satu wakil dari BPN, Kita minta segera lakukan pembuatan sertifikat,‎ saya sudah minta segera sampaikan kepada kita persoalan sertifikat, apabila pelabuhan yang sudah dibangun dengan anggaran yang begitu besar itu, jika tidak dilanjutkan akan mubazir. kita minta kepada BPN, cari solusi dan jalan keluarnya seperti apa,"terang Suyatno.

Ditegaskannya, Jika pihak BPN tidak bisa memberikan kepastian tentang sertifikat tanah areal pelabuhan. Dirinya akan memanggil Kepala BPN. Jika Pembangunan pelabuhan dilanjutkan.Pemkab berencana akan membangun Kantor pihak yang berkaitan dengan pelabuhan, Seperti bea cukai, imigrasi dan KP3 dan yang lainnya.

"Lahan sudah dibebaskan pemda. tinggal suratnya lagi.  tegas saya katakan, coba bantu pemda, apa kendalanya, apa masalahnya, jangan di biarkan begitu, lakukan koordinasi dengan pemkab. " Kesalnya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang bersedia menganggarkan dana yang cukup besar untuk membangun pelabuhan internasional di ibu kota rokan hilir. Ia mengajak semua elemen untuk mendukung jalan pembangunan tersebut.

Turut hadir dalam rombongan bupati, plt kepala dinas Bina Marga dan Pengairan Jon Syafrindow, kepala dinas CK Suwandi SSos, kepala dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan Ibus Kasri, kepala Bappeda Job Kurniawan, kepala dinas Pertanian Ir Muslim, kabag humas Hermanto Ssos, kabag protokol Saiman AMp, Kasi Pengairan BMP Abdul Manan.(roi02)

BERITA RIAU, ROKAN HILIR - Kadis Koperasi dan UKM Rohil, Drs. Jon Syafrindow membuka secara resmi Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi/CU (Credit Union) Tunas Muda Tahun Buku 2015. Dia berharap, sejumlah koperasi di Rohil bisa mandiri seperti koperasi ini. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
RAT dilaksanakan Sabtu (27/2/16) di pelataran Plaza Suzuya Baganbatu, Jon Syafrindo menyatakan, dengan anjloknya harga minyak mentah dunia, keberadaan koperasi sangat membantu menstabilkan perekonomian ditingkat bawah. 

“Jangan berharap terus kepada bantuan pemerintah, untuk itu masyarakat harus bisa mandiri, salah satu contohnya dengan pinjaman micro Koperasi Tunas Muda ini,” kata Jon Syafrindow. 

Ketua Koperasi/CU Tunas Muda, Ir. Dame RG Simarmata dalam sambutanya mengatakan pada tahun buku 2015 ini, Koperasi Tunas Muda mendapat penghargaan tingkat nasional. 

Penghargaan tersebut “Best Indonesia Leader Award” di Grand Candi Hotel Semarang, “Good Coorperation In Microfinance” di Sari Pan Pasific Hotel Jakarta dan “Indonesia Smart & Innovation Leader” di Hotel Santika Medan.(roi02)

BERITA RIAU, ROKAN HILIR - Bupati Rohil Suyatno akhirnya angkat bicara soal pembongkaran Pelabuhan Bagansiapiapi tempo dulu. Dia menyebut, pelabuhan itu kenangan yang tidak bisa dilupakan. 

“Kalau kita urut sejarah, itu kenangan yang tidak bisa dilupakan untuk masyarakat Rokan Hilir kan, khususnya Kota Bagansiapiapi. Itu dulu tempat pelabuhan, itu sejarah. Nah sekarang sejarah itu boleh kita ingat kembali,” ungkap Suyatno, setelah meninjau Parit Baypark, belum lama ini. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Tapi kalau sejarah itu sudah ribuan rumah penduduk yang tinggal diatas itu, diakuinya agak sulit mempertahankannya. 

Terkait besi tua yang ada di pelabuhan itu, Pemkab Rohil menurutnya akan melakukan koordinasi dengan pihak Bea Cukai. “Apalagi besi tua, nanti kita koordinasi, apakah itu masuk areal tanah milik bea cukai, atau bagaimana, nanti Pak Camat nanti urusannya dengan Pak Lurahnya, coba cek lagi, koordinasi dengan Bea Cukai,” katanya. 

Sementara itu, Julianda, S.Sos, Camat Bangko mengakui kalau lahan bekas Pelabuhan Bagansiapiapi tempo dulu itu milik Bea Cukai. Namun terkait situs sejarah, dia melemparkan kepada Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga. 

“Historisnya memang punya bea cukai. Terkait situs sejarah, mungkin dinas terkait, Dinas Pariwisatalah, kalau pembongkaran, belum ada koordinasi,” katanya.(roi02)

BERITA RIAU, ROKAN HILIR - Meski APBD 2016 sudah disahkan, namun terjadi pengurangan dana bagi hasil migas sekira Rp812 miliar. Akibatnya, dilakukan rasionalisasi dengan memangkas anggara masing-masing SKPD Rohil 20-40 persen. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
“Tadi baru saja kami mengundang seluruh kepala SKPD, untuk menyepakati terjadinya pengurangan atau rasionalisasi APBD 2016. Sebagaimana kita maklumi bersama, terjadinya penurunan harga minyak, pengurangan penerimaan dana perimbangan kita,” ujar Plt Sekda Drs. H. Surya Arfan, Jum’at (26/2/16) usai memimpin rapat tertutup rasionalisasi anggaran di lantai 4 kantor bupati. 

Besarnya pengurangan menurut Surya, Rp812 miliar, makanya pagu sejumlah SKPD harus dikurangi secara proporsional 20-40 persen. “Mau tidak mau, terpaksa kita, kita ndak mau menanggung resiko nanti, kita lakukan kegiatan, uang tidak ada,” ujar Surya. 

Namun struktur APBD tetap seperti biasa, karena sudah disahkan DPRD, cuma saja ada beberapa agenda yang ditunda. “Tidak semua dalam APBD itu kita laksanakan, namanya perencanaan, tergantung pada keuangan kita, karena uang kita terbatas pada tahun ini, maka kita laksanakan sekitar Rp1,9 triliun,” ucapnya. 

Maka dengan terjadinya pengurangan tersebut, Surya mengharapkan pengertian masyarakat luas. “Yang mungkin dalam berbagai kesempatan bupati kemaren menjanjikan berbagai program kepada kecamatan, mohon dipahami, kenapa belum bisa direalisasikan,bukan karena tidak mau melaksanakan itu, tapi karena uang kita tidak mencukupi.Pak Camat juga disampaikan, Pak Camat mensosialisasikan kepada masyarakat, bahwa tahun ini tahun prihatin kita, karena APBD kita terjadi luar bisa penurunannya,” ujar Surya. 

Secara garis besar, ada beberapa jalan yang mau dibangun, tapi ditunda, kegiatan lain juga demikian, termasuk bantuan sosial, jika ada rumah terbakar, untuk tahun ini belum dibantu. “Dinas Sosialkan mengeluh, Pak bagaimana kalau ada rumah yang terbakar, doakan saja tidak terjadi musibah,” jawab Surya. 

Upaya yang akan dilakukan untuk mengatasi pengurangan itu menurut Surya, akan ada pertemuan khusus antara Bupati Suyatno dengan kepala SKPD terkait penerimaan, dengan maksud memburu sumber-sumber penerimaan PAD, diantaranya PBB P2, serta pajak dan retribusi daerah. 

Harapan lain diakuinya masih ada, jika harga minyak mentah dunia naik menjelang APBD Perubahan, maka sejumlah kegiatan akan dihidupkan kembali.(roi02)

BERITA RIAU, ROKAN HILIR - Pihak Kecamatan Bangko Rohil menertibkan reklame tak berizin. Penertiban itu berjalan lancar, reklame , dibuka dengan baik, jika pemilik/vendornya datang, akan diberikan lagi dan diminta untuk mengurus izin. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Penertiban menurut Camat Bangko, Julianda, S.Sos, Jum’at (26/2/16) pada ruas Jalan Aman, Jalan Sentosa, Jalan Perdagangan, Jalan Perniagaan, Jalan Merdeka, sepanjang Jalan Kecamatan, termasuk taman kota. 

“Kami baru melakukan penertibanlah, terhadap iklan-iklan, baik itu spanduk, banner, atau apapun yang tidak berizin. Diseputaran taman kota ada lima bijik lah kan, kita tidak melarang orang berusaha, tidak melarang orang beriklan, tapi ada titik yang boleh dipasang, dan tidak boleh dipasang,” penjelasan Julianda. 

Taman kota sebagai tempat rekreasi masyarakat, pihaknya tidak memperbolehkan reklame apapun, termasuk iklan rokok serta spanduk-spanduk. 

Penertiban tidak merusak reklame tersebut, sehingga bagi pemilik usaha/vendor bisa mengambil kembali ke kantor camat, karena sebagian reklame itu konstruksinya dari besi. 

“Kalau mau memasang, kita yang menentukan titik, karena kalu sembarangan akan merusak keindahan kota kita dan menganggu arus lalu lintas, tentunya menganggu kenyamanan masyarakat,” tutup Julianda.(roi02)

BERITA RIAU, ROKAN HILIR - Bupati Rohil Suyatno tinjau normalisasi Parit Baypark, Jum'at (26/2/16). Normalisasi ini langkah cepat mengatasi banjir di kawasan Kelurahan Bagan Timur, Kecamatan Bangko. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
“Pada musim hujan, Kota Bagansiapiapi selalu digenangi oleh air. Baik air hujan maupun air yang keluar dari hutan itu. Sehingga, penduduk merasa terganggu ya, akibat banjir. Makanya langkah yang kita lakukan hari ini, kita akan bongkar kembali, kita akan bukak kembali, Parit Baypark ini, yang dulunya, inilah satu-satunya sungai yang arusnya jalan gitu,” kata Suyatno disela-sela peninjauan. 

Makanya, dia langsung melihat kondisi pengerjaan, kebetulan lebar parit saat ini baru 9 meter, dia mengharapkan nanti menjadi 15 meter. “Makanya saya panggil Pak Camat Bangko untuk mendata ulang kembali tanah-tanah yang ada dipinggiran Parit Baypark ini. Siapa yang punya, itu kita data kembali,” ujarnya sambil berharap masyarakat mengerti dan mendukung program pemerintah untuk mengatasi banjir. 

Kemudian, kawasan itu katanya sudah ada program sejak tahun 2000, kebetulan Jalan Pahlawan sudah sangat padat lalu lintasnya, rumah penduduk juga rapat, jadi perlu jalan alternative. 

“Sekarang tahun ini, kita buka lagi. Untuk mengantisipasi kemacetan Jalan Pahlawan. Jadi daerah Bagan Timur ini kita buka kembali, kita tembuskan sampai ke Parit Tangko nanti. Makanya saya kumpulkan Bappeda, Dinas Bina Marga juga, teman kita dari Anggota DPRD, supaya nanti nyambung program ini, tambahnya sembari kedepan mengharapkan Jalan Selamat, Jalan Bahagia, Jalan Siak, bisa ditembuskan sampai ke Parit Baypark itu,” jelasnya.

Setelah tembus, akan bisa dijadikan jalan alternative untuk keluar masuk Kota Bagansiapiapi, tidak hanya terpusat pada Jalan Pahlawan saja. 

Lalu, apabila nanti pengerjaan Parit Baypark ini sudah jadi, kawasan itu akan jadi objek wisata, ada permainan anak-anak, bebek dayung, serta setiap tanggal 17 Agustus, bila air mencukupi, dibuat pertandingan untuk masyarakat. “Ini lokasi sangat strategis, dekat, dan bagus. Jangkauan jarak tempuh, dekat dari lingkungan mayarakat,” katanya lagi. 

Makanya Suyatno berharap betul kepada dinas teknis apa yang sudah didprogramkan, betul-betul dilaksanakan. “Apalagi jalan ini masuk visi misi saya, supaya ada jalan alternative yang masuk ke Bagansiapiapi,” katanya. 

Bila mana masyarakat mempunyai lahan sepanjang Parit Baypark, dimintanya segera melapor ke camat, dengan membawa tanda bukti kepemilikan, surat-surat tanah. “Karena sungai ini akan saya perlebar jadi 15 meter,” katanya lagi. 

Setelah Parit Baypark dikerjakan, menyusul Sungai Parbrik, dan menurut Dinas Bina Marga dan Pengairan, Sungai Pabrik harus dibersihkan juga. 

“Sungai Pabrik juga sudah kami usulkan melalui dana APBD Provinsi Riau itu, kemaren Rp7 miliar kalau ndak salah saya, tapi terkendala dengan ganti rugi yang belum kita selesaikan,” jelas Suyatno. 

Dalam pada itu, dalam waktu dekat, pemkab juga akan membuat embung sebagai contoh terlebih dahulu. “Untuk menyerap air sepanjang Jalan Madrasah, Jalan Siak, Jalan Selamat, rumah-rumah penduduk yang begitu padat itu, sampai hari ini kan masih tergenang air itu. Makanya kita coba mengatasinya dengan membuat embung ukurran 35 x 50 meter. Itu uji coba pertama dulu. Kedepan nanti ada hasil, baru kita tindaklanjuti,” tutupnya.(roi02)

BERITA RIAU, ROKAN HILIR - Bupati Rohil Suyatno meresmikan Kepenghuluan Teluk Nilap Jaya, Kecamatan Kubu Babussalam. Peresmian sekaligus pelantikan Arfan, sebagai datuk penghulu. Peresmian itu disaksikan anggota DPRD Rohil Darwis Syam dan Amansyah. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Peresmian dilakukan Kamis (25/2/16), Bupati Suyatno langsung membuka selubung papan nama kepenghuluan bersama anggota DPRD, Darwis Syam dan Amansyah, disaksikan masyarakat Teluk Nilap Jaya. Bupati Suyatno juga berkesempatan melantik Arfan sebagai datuk penghulu. 

Setelah diresmikan, Bupati Suyatno berpesan, agar tapal batas dengan desa induk bisa diselesaikan dengan baik sehingga tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari, sedangkan datuk penghulu yang baru dilantik diminta bisa berkoordinasi dengan datuk penghulu desa induk serta pihak kecamatan. 

Terkait infrastruktur kepenghuluan yang baru dimekarkan, listrik dan jalan, Bupati Suyatno berjanji akan memberikan perhatian bersama anggota DPRD daerah pemilihan setempat. “Masyarakat Kepenghuluan Teluk Nilap Jaya jangan risau, hal itu sudah kita bicara dengan rekan dewan yang hadir saat ini,” ujarnya.(roi02)

BERITA RIAU, ROKAN HILIR - Kalau biasanya blusukan dilakukan menjelang pilkada, namun Bupati Rohil Suyatno malah melakukannya setelah pilkada. Dia blusukan di Pasar Tradisional Jalan Simpang Pelita Kecamatan Kubu Babussalam. Berbagai aspirasi langsung diserap. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Blusukan dilakukan Rabu (24/2/16) malam, Suyatno lansung bercengkerama dengan pedagang, sambil mendengarkan aspirasi, diikuti sejumlah pejabat dari Bagansiapiapi, anggota dewan asal daerah pemilihan setempat, Amansyah, Camat Kubu Babussalam, Ahmad Atin. 

Setelah menyaksikan dari dekat bagaimana kehidupan masyarakat disana, Bupati Suyatno berjanji akan membenahi beberapa bagian pasar yang memang dibutuhkan masyarakat. 

Blusukan ini dilakukan Suyatno setelah pilkada, dan memang sewaktu dia berkampanye, sempat menjanjikan akan bermalam disejumlah kecamatan menyerap aspirasi masyarakat, langsung dibuktikan.(roi02)

BERITA RIAU, ROKAN HILIR - Bupati Rohil Suyatno panen raya di Teluk Piyai, Kecamatan Kubu sambil menyerap aspirasi. Petani disana minta agar ada dam serta pengairan yang baik untuk mengairi sawah mereka. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Panen raya dilakukan Rabu (24/2/16), petani melalui camat setempat, Asrul menyampaikan kalau petani membutuhkan dam serta pengairan yang baik. 

Atas aspirasi masyarakat tersebut, Bupati Suyatno minta kepada Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Ir. Muslim agar memprogramkan pada tahun anggaran 2017. “Jangan lupa tu Pak Kadis, tahun 2017, diprogramkan,” tegas Suyatno. 

Disamping menyerap aspirasi, Bupati Suyatno juga mengingatkan petani agar tidak melakukan alih fungsi lahan, karena saat ini alih fungsi lahan sedang marak terjadi. 

Kemudian, agar alih fungsi lahan tidak terjadi, pemerintah pusat sampai daerah menurut Suyatno telah berupaya memberikan bantuan alsintan.(roi02)

BERITA RIAU, ROKAN HILIR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) sangat mendukung pemekaran daerah jika bertujuan untuk mempercepat pembangunan, percepatan pelayanan administrasi dan memutus rentang jarak birokrasi. Untuk itu, solusi utama akan memekarkan setiap penghulu di daerah.

"Jika memang ada untuk wacana pemekaran daerah tentu saja kita mendukung pemekaran tersebut, akan tetapi haruslah memenuhi persyaratan sesuai dengan aturan hukum yang ada, "kata Bupati Rohil, H Suyatno Amp, Selasa (23/2) di Bagansiapiapi.

Disebutkan, salah satu dukungan Pemkab terhadap pemekaran daerah adalah dengan disahkannya tiga kelurahan baru-baru ini. Tiga kelurahan itu  yakni kelurahan Panipahan Laut Kota di kecamatan Pasir Limau Kapas (palika), kelurahan Melayu Besar Kota di kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, dan kelurahan Sinaboi kota di kecamatan Sinaboi,"ujarnya.

Bahkan masih ada enam kelurahan lagi di Rohil yang menunggu untuk bisa disahkan dalam waktu dekat. Bupati berpandangan keberadaan kelurahan terkesan kurang strategis dibandingkan dengan kepenghuluan atau desa, mengingat bahwa di tingkat desa terdapat program Alokasi Dana Desa (ADD) yang berlaku secara nasional.

Kewenangan di tingkat desa pun terangnya lebih luas dengan tingginya perhatian pemerintah pada saat ini terhadap pembangunan di tingkat desa sesuai dengan konsep Nawacita presiden Jokowi bahwa sumber pembangunan adalah dari pedesaan.

"Karena itu saya berpandangan lebih baik jika ada usulan pemekaran lebih baik statusnya jadi kepenghuluan saja, kalau perlu enam kelurahan yang masih menunggu untuk diresmikan, dijadikan kepenghuluan saja," katanya memberikan saran.

Suyatno memiliki pandangan dan menilai jika terbentuk kelurahan justru menjadi tanggungan dari pemerintah dalam hal ini kabupaten. sebaliknya jika statusnya kepenghuluan tentunya tetap menjadi tanggunan pemkab, akan tetapi juga mendapatkan program dari APBN, "katanya.

Dirinya meminta instansi terkait yang menangani soal desa untuk mengecek lagi di kemendagri sejauh mana usulan pemekaran enam kelurahan di Rohil telah ditindak lanjuti. "Silakan berkoordinasi bagaimana kalau usulan kelurahan pemekaran itu nantinya dijadikan kepenghuluan saja, bagaimana teknis dan mekanismenya jika memungkinkan saya kira tak ada salahnya jika jadi kepenghuluan saja, "pungkasnya.(roi02)

BERITA RIAU, ROKAN HILIR - Lima dari tujuh posyandu lansia di Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) Rohil aktif memberikan pelayanan kepada kalangan lanjut usia. Jika sudah ketutujuhnya aktif, puskesmas setempat berjanji berikan keterampilan terhadap kader dan lansia. 

Hal itu dikatakan Kepala Puskesmas Panipahan, dr. Netty Juliana, Ahad (21/2/16), kelima posyandu yang aktif itu berada di Kepenghuluan Teluk Pulai, Panipahan Darat, Panipahan Laut, Panipahan Kota dan Pulau Jemur. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
“Kegiatan diposyandu lansia ini masih seputar pemeriksaan kesehatan timbang berat badan, tinggi badan, penyuluhan dan pengobatan serta pemeriksaan darah yaitu cek gula darah, asam urat, kolesterol, dan pemeriksaan HIV dengan menggunakan strip yang hasilnya beberapa menit bisa diketahui. Setelah menjalani proses dari meja satu sampai dengan meja tiga lansia diberikan makanan tambahan, bubur atau telur ayam rebus,” sebut Netty. 

Netty mengaku turun langsung memeriksa kesehatan lansia dalam program posyandu lansia ini. “Kasian melihat para lansia yang tentunya membutuhkan dana transportasi jika berobatnya kepuskesmas,” katanya. 

Netty mengaku masih punya kendala dalam pelaksanaan di Kepenghuluan Panipahan Kota, Panipahan dan Darat dan Pulau Jemur, dimana lansia laki-laki sungkan datang ke posyandu, karena semua petugas medis, perempuan. 

“Untuk tahun ini saya bercita cita jika sudah tujuh kepenghuluan melaksanakan posyandu lansia ini, akan memberikan kegiatan keterampilan agar posyandu ini lebih maju dan dipandang orang meskipun sudah lansia ternyata lansia ada kreativitasnya,” tekad Netty. 

Kunjungan ke posyandu lansia, terakhir mereka lakukan di Kepenghuluan Panipahan Kota, Jum’at (19/2/16), dihadiri Ibu Sekdes, Sumini Zulkarnaen, dan pihaknya menyerahkan alat penunjang pelaksanaan kegiatan berupa timbangan, pengukur tinggi badan, tensi meter dan stetoskop, langsung diterima Sumini Zulkarnaen dan kader posyandu lansia, Tuminah dan Butet.(roi02)

BERITA RIAU, ROKAN HILIR - Anggota DPRD Rokan Hilir, Bakhtiar meminta pemerintah daerah untuk meningkatkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Karena sektor ini terkesan kurang optimal digarap hingga pemasukan daerah masih rendah.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
"Sektor ini terkesan kurang optimal digarap, hingga pemasukan daerah masih rendah," ujar Bakhtiar, Jumat (19/2).

Dikatakannya, dinas terkait harus mampu menyadarkan masyarakat akan pentingnya membayar retribusi PBB untuk pembangunan di daerah, sehingga PAD dapat terus ditingkatkan.

"Upaya yang menyeluruh mesti melibatkan unsur perangkat pemerintahan, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan sampai pada tingkat kepenghuluan atau desa, unsur yang tak kalah penting untuk dapat membantu agar masyarakat tergugah secara sadar membayar PBB adalah, perangkat di kepenghuluan, karena setiap aparatur kepenghuluan bersinggungan langsung dengan masyarakat di lapangan," paparnya.

Dilanjutkannya, Dispenda diminta jangan malas untuk terus melakukan terobosan optimalisasi pajak daerah, dan melakukan inovasi-inovasi, seperti yang dilakukan oleh banyak daerah lainnya.

"Rohil harus menggesa diri meningkatkan PAD dari pajak daerah, menyusul menurunnya dana perimbangan DBH yang diterima," imbuhnya.

APBD Rohil tahun 2016 ini mengalami pemangkasan mencapai Rp 800 miliar dari DBH. Hal ini memaksa setiap satker yang ada di lingkungan pemkab Rohil melakukan rasionalisasi anggaran, karena mesti memotong 20 sampai 42 persen kegiatan yang ada.(roi02)

BERITA RIAU, ROKAN HILIR - Program kerja yang sudah disusun oleh setiap SKPD dan diajukan ke Bappeda tidak sepenuhnya bisa direalisasikan. Hal tersebut mengingat terjadnya defisit anggaran yang dialami oleh Pemkab Rohil.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Sebagai badan perencanaan pembangunan, Bapedda Rohil akan megeluarkan program prioritas dari setiap SKPD untuk direalisasikan, namun program yang lainnya tidak dihilangkan, melainkan menunggu penyesuaian anggaran.

Menurut Kepala Bappeda Rohil M Job Kurniawan, beberapa program prioritas yang berasal dari setiap SKPD akan diutamakan.

"Namun demikian program yang lainnya akan tetap kita realisasikan sesuai dengan anggaran yang tersedia. Jikalau program tersebut tidak bisa direalisasikan tahun ini, maka akan diajukan kembali pada tahun berikutnya," tuturnya.

Job menambahkan, program kerja tahun 2015 akan direalisasikan pada tahun 2016 ini, dengan catatan sudah memiliki perencanaan. Defisit anggaran secara besar besaran tidak hanya terjadi di Rohil, melainkan diseluruh daerah di Riau, bahkan sudah menjadi isu nasional.(roi02)

BERITA RIAU, ROKAN HILIR - Kantor Kesbagpolinmas Rokan Hilir di tahun anggaran 2016 ini direncanakan menerima bantuan 2 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dan 20 unit mesin petabel. Bantuan tersebut diberikan melalui anggaran Provinsi dan APBD Rokan Hilir.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
"Kami mendapat informasi dari Bapedda Rohil, rencananya Provinsi Riau akan memberikan batuan 1 unit damkar, dan 20 mesin pertable ke pada Rohil, yang dititipkan kepada pihak kesbagpolinmas untuk operasionalnya, saat ini masih dalam proses anggaran provinsi," kata Kepala Kantor Kesbagpolinmas Rokan Hilir, Suandi, Kamis(17/02).

Ditahun anggaran 2016 ini, Pemkab Rokan Hilir, melalui bidang perlengkapan, juga memprogramkan satu unit mobil Damkar. "Artinya, jika tersedia penyelenggara dua unit Damkar dan 20 mesin pertable, tahun depan pihaknya akan melakukan penambahan tenaga teknis pemadam kebakaran, untuk mengoptimalkan alat tersebut," Imbuhnya.

Dia berharap, rencana tersebut secepatnya terealisasi, dan program tersebut dapat membantu masyarakat.(roi02)

BERITA RIAU, ROKAN HILIR - 20 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) diajukan oleh Pemerintah Kabupaten ( Pemkab) Rohil ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rohil, Selasa (16/2/2016) lalu.

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Dari 31 Ranperda, 20 yang diajukan tersebut, sudah melalui kajian serta naskah akedemik dengan harapan agar dapat disetujui oleh DPRD.

Dalam paparannya, Wakil ketua DPRD Rohil, Syarifuddin, MM yang bertindak sebagai pimpinan paripurna, ke-20 Ranperda itu harus melalui putusan DPRD agar menjadi produk hukum guna menunjang kelancaran pelaksanaan program pembangunan.

Adapun uraian 20 Ranperda tersebut yakni:

1. Ranperda Tentang Kepariwisataan

2. Ranperda Tentang Persampahan

3. Ranperda Tentang Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Yang Kurang Mampu

4. Ranperda Tentang Penyertaan Modal Kepada Badan Usaha Milik Negara.

5. Ranperda Tentang Penyelenggaraan Pendidikan

6. Ranperda Tentang Struktur Organisasi Kesekretariatan Daerah

7. Ranperda Tentang Struktur Organisasi Dinas Perhubungan

8. Ranperda Tentang Struktur Badan Pengelolaan Keuangan Dan Asset Daerah

9. Ranperda Tentang Struktur Pemberdayaan Masyarakat

10. Ranperda Tentang Usaha Mikro dan Menengah

11. Ranperda Tentang Lahan Pangan Yang Berkelanjutan

12. Ranperda Tentang Pemekaran Bangko Raya

13. Ranperda Tentang Pengelolaan Pokok Keuangan Daerah

14. Ranperda Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2011 - 2016

15. Ranperda Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD)

16. Ranperda Tentang Perubahan Retribusi Pasar

17. Ranperda Tentang Menara Telekomunikasi

18. Ranperda Tentang Alat pemadam Kebakaran

19. Ranperda Tentang Warung Telekomunikasi

20. Ranperda Tentang Penyertaan Modal BUMD.

Menanggapi apa yang disampaikan dewan, Plt Sekda Rohil, Drs Surya Arpan mengakui bahwa usulan tersebut sudah memenuhi persyaratan sesuai dengan kajian akademik. Sedangkan sisanya masih perlu dilengkapi pemberkasannya. Dengan adanya Perda, lanjutnya, pemerintah akan menyesuaikan tarif retribusi. Jadi, kedepan peraturan Bupati tidak berlaku lagi.

"Ranperda yang akan dijadikan Perda sangat penting bagi pemerintah agar kedepan disaat menjalankan tugas-tugas tidak terjadi lagi tumpang tindih antar SKPD," ujar Surya.(roi02)

BERITA RIAU, ROKAN HILIR - Kantor bupati Rokan Hilir (Rohil) yang dibangun di wilayah Batu Enam, Bagansiapiapi akan segera ditempati seiring dengan rampungnya pengerjaan gedung yang disebut mirip dengan gedung capitol hill di Amerika Serikat.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Bupati Rokan Hilir H Suyatno foto bersama plt sekdakab Surya Arfan,
anggota DPRD Tatang Hartono dan sejumlah kadis
di depan gedung bupati Rohil di kawasan Batu Enam, Bagansiapiapi.
Diperkirakan dalam bulan Februari ini juga aktivitas di gedung tersebut sudah bisa dimulai. "Untuk itu saya minta segera ditempati, seluruh pegawai di bagian setdakab bisa pindah ke kantor tersebut," kata Bupati Rohil H Suyatno AMp, usai meninjau gedung bupati di Bagansiapiapi.

Menurutnya pemkab telah melengkapi sarana semuanya, pihaknya telah memastikan gedung itu siap untuk ditempati. Nantinya ruangan bupati, wakil bupati, sekda, semua asisten dan kepala bagian akan menempati kantor tersebut.

"Kami juga dapat laporan kantor-kantor yang baru dibangun banyak yang kecurian, kabel lampu bahkan sengnya, jadi kalau sudah pindah kita bisa mencegah agar tak lagi terjadi," katanya.

Untuk penempatan di gedung belum bisa diisi semuanya pasalnya terbatasnya daya listrik sehingga untuk sementara baru dikhususkan dahulu untuk bagian setdakab Rohil.

Kantor bupati Rohil yang baru terbilang megah terdiri atas delapan lantai. Selain megah letaknya juga strategis berada di kawasan Batu Enam yang merupakan lokasi terpadu antara pusat pemerintahan dan wisata.

Pemkab Rohil sejak beberapa tahun telah menjadikan areal yang berbatasan dengan pingir Sungai Rokan itu sebagai kawasan terpadu, mayoritas kantor dinas dan badan telah dibangun begitu juga terdapat fasilitas rekreasi sehingga di tempat tersebut kerap ramai dikunjungi warga terutama pada sore.(roi02)

BERITA RIAU, ROKAN HILIR - Sempat kubahnya rubuh dan menghebohkan beberapa bulan lalu, sekarang Masjid Raya Al Munawwarah, Rimba Melintang, Rohil sudah disulap menjadi megah. Namun sayang, pengecatan 12 tiang bagian dalam dan kaligrafi kubah belum selesai, dana sudah habis. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Camat Rimba Melintang, Syamzani, Sabtu (13/2/16) saat acara disalurahmi dengan Bupati Suyatno melaporkan, setelah mengalami kubah rubuh, mendapat bantuan dana Rp1,5 miliar dari Pemkab Rohil, masjid telah disulap menjadi megah. 

Namun sayang, keberadaan tersebut belum mencukupi, karena dana yang sudah dihabiskan Rp1,7 miliar, sehingga masih ada hutang kepada pengusaha. “Tak bisa buat sumur bor, lantai keramik berbelang, tiang bagian dalam 12 belum dicat, satu tiang Rp3 juta, ditambah kaligrafi kubah,” 

Terkait laporan camat tersebut, Bupati Suyatno menyatakan, tahun ini Pemkab Rohil kembali memberikan bantuan tambahan Rp150 juta. 

Sedangkan kekurangan dana untuk pengecatan 12 tiang, Suyatno memberi sumbangan dana untuk dua tiang, sisanya diperintahkan kepada Plt Sekda Drs. H. Surya Arfan untuk mengkoordinir pejabat eselon II agar menyumbang untuk rumah ibadah itu. “Masjid, kondisi keuangan, tahun ini Rp150 juta, tiang, saya dua tiang, sisanya urusan Pak Sekda, selesai,” kata Suyatno disambut gembira masyarakat.(roi02)

BERITA RIAU, ROKAN HILIR - Merasa ikut bertangung terhadap kampus IPDN, Pemkab Rohil serahkan mobil dan perpanjang surat tanah kampus. Penyerahan langsung dilakukan Bupati Suyatno kepada Direktur IPDN Kampus Riau, Prof Dr. Muhmmad Ilham, M.Si, Sabtu (13/2/16) disela-sela acara Penutupan Kegiatan Berganda, Long Mars dan Pembaretan Praja IPDN Kampus Riau dan Skamenwa Indra Pahlawan Riau di Bumi Perkemahan Datuk Comel, Lenggadai Hilir, Kecamatan Rimba Melintang. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
“Tujuannya tidak lain, pemerintah daerah ikut betanggung jawab terhadap kampus IPDN yang ada di Rokan Hilir itu. Salah satu bentuk kepedulian kita, kita juga berikan aset berupa satu unit mobil kendaraan roda empat, untuk pelayanan, untuk kegiatan kampus,” kata Suyatno diwawancara usai penyerahan. 

Yang kedua, perpanjangan surat-surat tanah terhadap kampus IPDN yang ada di Rokan Hilir, lagi-lagi bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam meningkatkan pembangunan khususnya dibidang pendidikan sesuai harapan masyarakat. 

“Makanya dengan kehadiran kampus IPDN itu, kami bersama DPRD, sama direktur, ikut sama-sama membinalah, agar anak-anak kita ini, tentunya kita doakan semuanya sehat, inikan bukan hanya anak Rokan Hilir saja, ini dari Sabang sampai Merauke, mereka tinggal disana, harus kita yang bertanggung jawab, kita yang menjaga anak-anak kita itu,” tutup Suyatno. 

Berdasarkan pengamatan, mobil yang diserahkan kepada IPDN berwarna putih, mini bus, Toyota Hiace dan bisa mengangkut penumpang sekira 16 orang.(roi02)
Diberdayakan oleh Blogger.