ROKAN HILIR, BAGAN BATU - Pemerintah Kabupaten Rohil membuka akses kunjungan tempat wisata yang berada didaerah perbatasan lintas domestik perairan internasional. Beberapa potensi wisata alam yang ada di Pulau Jemur, Pulau Mandi, Pulau Tokong, dan Pulau Arwah ternyata memiki keindahan alam yang sangat indah

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Dengan keindahan alam yang ada di Rohil namun belum begitu terekspose, selama ini pengunjung mengalami kesulitan dalam jarak tempuh yang disebabkan keterbatasan sarana dan prasarana pendukung.

Menurut Bupati Rohil Suyatno dikarenakan kesulitan menempuh akses wisata tersebut, pemerintah Kabupaten Rokan Hilir mengambil kebijakan akan membeli kapal cepat kapasitas 100 orang penumpang. 


Kapal ini bisa digunakan untuk trayek dari Bagansiapiapi ke Pulau Jemur dengan jarak tempuh yang cepat. Sehingga hal ini bisa mendatangkan PAD terhadap daerah.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Ia mengatakan bahwa potensi wisata yang dapat menambah incame daerah hendaknya dikemas dan ditata dengan baik mungkin, dan sudah saatnya mengangkat seluruh potensi wisata alam yang berada di Pulau Jemur tersebut.

Pemkab menurut Bupati juga sudah berkomitmen mengangkat potensi besar dimata nasional maupun internasional supaya bisa menambah penghasilan asli daerah , serta dapat mendatangkan wisatawan asing dari berbagai mancanegara

"Jangan lagi daerah ini terlalu berharap dengan dana perimbangan DBH. Maka dari itu, ayo kita kembangkan dan manfaatkan potensi yang ada di Rohil sehingga bisa menjadi masukan PAD daerah ini," katanya.

Ditempat terpisah, dengan penjelasan dari Kadishubkominfo Rohil bahwsanya jalur wisata Pulau Jemur di Kabupaten Rohil bakal dibuka untuk umum. Pemkab Rohil rencananya telah menyiapkan 2 armada kapal ferry berkapasitas angkut 68 orang.

Surya menyebutkan, armada Ferry yang telah disiapkan sebanyak 2 unit berkapasitas 68 orang. Biaya penumpang perorang ditetapkan 350 ribu rupiah pulang pergi. Rencana pemkab menyiapkan jadwal 2 kali seminggu, setiap Sabtu berangkat pagi pulang sore.

"Kemudian lihat perkembangannya, jika ramai peminat akan ditambah frekuensi jadwalnya dan apabila sudah tersedia tempat menginap akan ditambah hari nya menginap  selama 2 hari Sabtu-Minggu," katanya.

Hanya saja belum ada armada kusus penumpang yang memberangkatkan penumpang ke Pulau tersepan Republik Indonesia yang berbatasan dengan Selat Malaka itu. "Pesona yang ada di Pulau Jemur sangat banyak bisa jadi wahana berenang, menyaksikan penyu  bertelur, melepas tukik dan deeping," sebutnya.(adv-roi10)

ROKAN HILIR, BAGAN SINEMBAH - Camat Bagan Sinembah Sakinah dan seluruh Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) Bagan Sinembah mendapatkan apresiasi tinggi dari Bupati Rohil, Suyatno karena berhasil membongkar perumahan liar milik warga yang berada di pinggir jalan antara Riau dan Sumatera Utara.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
"Saya berikan apresiasi kepada Camat Bagan Sinembah dan Upika dan juga termasuk tokoh masyarakat disana, karena telah berhasil menggusur rumah liar di sepanjang jalan sana," ujar Suyatno, Kamis (21/9/17).

Bupati Suyatno menyebutkan bahwa selama ini rumah liar tersebut dicurigai sebagai salah satu tempat melakukan aktivitas terlarang, sehingga dengan adanya penggusuran tersebut akan sangat membantu bagi masyarakat sekitar. 


http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Selain itu, ia juga menambahkan bahwa berdasarkan laporan, pemilik lahan sebenarnya turut merasa keberatan terhadap adanya pemukiman liar.

Untuk mengantisipasi kemungkinan timbulnya hal - hal yang tidak diinginkan ke depannya, Suyatno mengaku telah memberikan informasi kepada Kapolda Riau dan meminta untuk di back up apabila terjadi sesuatu. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
"Kita sudah laporkan kepada Kapolda Riau dan sudah minta tolong back up jika ada sesuatu terjadi di Bagan Sinembah," tambahnya. 

Sementara itu, untuk ke depannya sekitar tanggal 5 atau 6 Oktober diperkirakan tim dari Upika Bagan Sinembah dan beberapa pihak terkait akan terus melakukan penyusuran ke KM 5, untuk melakukan pembersihan pada bangunan liar milik warga. (adv-roi010)

ROKAN HILIR, BAGANSIAPI API - Terkait dengan adanya imbauan dari Jenderal TNI Gatot untuk setia daerah memutar kembali film G30S/PKI, Pemkab Rohil melalui Bupati Suyatno menyebutkan akan mendukung keputusan dari pemerintah pusat tersebut.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Menurutnya, sangat penting bagi generasi muda untuk mengetahui kebenaran sejarah terutama berkaitan dengan proses merebut dan mempertahankan kemerdekaan NKRI, yang salah satunya melalui pemutaran film tersebut.

"Saya pikir itu sudah sikap pemerintah, dan Panglima TNI sudah menyampaikan. Saya pikir generasi muda wajib tahu apa yang terjadi sebelum dan sesudah kemerdekaan," ujarnya, Kamis (28/09/17).



http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Sementara itu, hal sama juga diungkapkan oleh Dandim 0321/Rohil Bambang Sukisworo yang mana akan melibatkan Pemkab Rohil untuk melaksanakan nonton bareng film G30S/PKI.

“Jadi kita laksanakan nonton bareng pemutaran film 30s/PKI, sekilas kembali yang tujuanya adalah mengenang sejarah yang pernah terjadi di Negara kita. Harus diketahui jasa-jasa para pahlawan yang terdahului kita dan jangan pernah sampai terjadi peristiwa sejarah terulang kembali lagi,”ucap Dandim 0321/Rohil Letkol Arh Bambang Sukisworo.

Dandim menegaskan penayangan film 30s/PKI setidaknya masyarakat dapat mengetahui sejarah kelam bangsa indonesia atas pemberontakan yang dilakukan PKI pada 30 September 1965. Kemudian paham-paham komunis yang bertentangan dengan pancasila, itu hendaknya tidak berkembang sesuai dengan ediologi pancasila yang telah ditegakkan.

“Film Inilah sejarah pernah terjadi yang kita saksikan bersama-sama, itu sangat penting para generasi muda mengetahui bahwa bangsa negara indonesia pernah terjadinya peristiwa penghianatan G30s/PKI. Dengan memberikan pengetahuan ini supaya generasi muda sadar akan bahaya paham komunis yang pernah berkembang di Indonesia,” ujarnya

Dandim menjelaskan pemutaran film yang diputar berdurasi relatif pendek, karena sebagian adegan yang dinilai mengandung unsur kekerasan tidak ditayangkan. film ini dinilai penting untuk menambah pengetahuan sejarah sekaligus mengingatkan generasi muda.

"Untuk Kodim kita akan laksanakan dan termasuk di kampung juga yang kita lakukan juga dengan pendataan," sebut Bambang.

Ditambahkannya, 'sesuai dengan jadwal pemutaran film G30s/PKI yang ditayangkan nonton bareng ini malam dimulai di Kecamatan Bangko, Tanah Putih, Bagan Batu, pada 27 September itu di Sekolah Tinggi Agama lslam (STAI) Aridho, dan Pondok Pesantren di Kecamatan Kubu, dilakukan hingga puncaknya pada 30 september 2017 nanti,” tandas Bambang.(adv-roi09)

BROKAN HILIR, RIMBA MELINTANG - Pengembangan hasil hutan non kayu, Kabupaten Rokan Hilir alih teknologi budidaya lebah madu. Alih teknologi mulai diterapkan pada belasan peternak lebah madu di Kecamatan Rimba Melintang. 

Informasi yang berhasil wartawan rangkum, alih teknologi ini dilaksanakan di Kantor Camat Rimba Melintang, mendatangkan narasumber dari Pekanbaru, dibuka secara resmi Kepala Dinas Kehutanan Rohil, Rahmatul Zamri, S.Sos melalui Kabid Produksi Auzar didampingi Camat Rimba Melintang, H. Syamzani, S.Sos. 

Dalam pengarahannya, Auzar mengatakan, selama ini memanfaatkan hasil hutan terkesan merusak, namun Dinas Kehutanan Rohil mempunyai program untuk memanfaatkan hasil hutan tanpa merusak, dengan program ternak lebah madu yang akan dikembangkan di Kecamatan Rimba Melintang, karena wilayah ini memiliki potensi yang sangat besar. 

"Secara nasional kebutuhan madu kita mencapai 10-15 ribu, sementara produksinya baru 3-5 ribu. Jadi peluang kita untuk memproduksinya masih sangat besar," kata Auzar. 

Belasan peserta yang mengikuti ini akan diberikan pemahaman terkait budidaya lebah madu, masing-masing akan dapat kloni lebah yang didatangkan dari Kuok, Kabupaten Kampar, baju, masker serta smoker alat untuk panen lebah. 

Apabila berhasil, budidaya lebah madu ini diyakini Auzar akan menambah penghasikan masyarakat, dan bila ditekuni, bahkan bisa menjadi penghasilan utama. 

Kecamatan Rimba Melintang menurutnya memikiki potensi. Saat ini masih banyak wilayah hutan yang subur serta didominasi oleh wilayah pertanian. "Kalau petani padi biasanya gigih, makanya sasaran kita adalah para petani yang mampu untuk mengembangkan budidaya lebah madu ini," katanya. 

Kalau lebahnya menyebar tentu saja bermanfaat untuk kenaikan produksi tanaman pertanian dan perkebunan Kecamatan Rimba Melintang yang menjadi sumber pakan. 

Sehubungan dengan hal tersebut, alih teknoligi lebah madu diharapkan melahirkan peternak lebah madu yang baik dan tangguh. "Inilah kesempatan bagi masyarakat kita. Jadi celah dan peluangnya sangat besar apabila digali dan dikembangkan dengan serius," ujar Auzar. 

Untuk di Riau yang sudah berhasil di daerah Kuok, Kabupaten Kampar. Rohil bertekad menyamai bahkan melebihi sebagai sentra penghasil lebah madu di Riau.(adv-roi110)

ROKAN HILIR, BAGANSIAPI API - Bupati Kabupaten Rohil Suyatno menuturkan bahwa pemerintah Kabupaten Rohil melalui Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) akan terus melakukan pengesaan pembangunan Kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat.

Menurut Bupati Rohil Suyatno, bangunan kantor pelayanan Ppublik setiap kecamatan maupun di kepenghuluan dibangun dengan anggaran skala proritas.

"Harus kita diakui itu pembangunan  sarana dan prasarana pelayanan publik dapat penunjuang potensi dan penyerapan pendapat asli daerah (PAD) Pembanguan perkantoran pemerintah sesuai dengan kebutuhan ketersediaan anggaran daerah begitu pula dengan Infastruktur sangat dibutuhkan mulai dari tingkat Kecamatan hingga daerah pedesaan terisolir kabupaten Rohil," Bupati menerangkan.

Tambahnya, melihat kondisi terakhir aktivitas pegawai sekretariat secara otomatis telah menempati kondisi listrik, AC dan air. penunjang lain seperti lift naik turun pegawai telah diaktifkan.

Untuk itu, tidak ada masalah dan semua telah normal berjalan dengan sesuai difungsikan begitu juga pemasangan interior yang kini dalam pelaksanaan pekerjaan.

Bupati Rohil Suyatno menuturkan, dengan  ditempati gedung-gedung pelayanan publik kesiapan pemerintah menyelesaian sarana dan prasarana penunjang penunjang bangun belumlah dikatakan 100 persen terpenuhi seperti listrik  air bersih namun untuk pelayanan publik telah berjalan dengan lancar dan aman .

Selain itu penempatan ruangan direncanakan hanya digunakan hingga lantai 6 terutama untuk bagian Sekretariat Daerah Rohil dan Kepala Bagian.

Kendati menyatakan Kantor Bupati sudah ditempati, Suyatno meminta kepada pegawai (PNS) agar bisa menjaga kebersihan dimasing-masing ruangan sehingga masyarakat merasa kenyaman saat berkunjung nantinya.

Kawasan batu 6 juga dirancang sedemikian rupa untuk dijadikan kawasan perkantoran.

Kantor Bupati kini menjadi ikon baru Kabupaten Rohil dengan design bangunan Gaya Klasik sehingga, bagi wisatawan ingin berkunjung dapat berfoto bersama.

Hal ini menjadi kebanggaan dan kenang-kenangan bilamana saat pengunjung datang kebagansiapiapi melihat kantor bupati berlantai 8 yang berdiri megah hanya ada dikabupaten Rohil Seluruh indonesia .
Untuk kantor bupati, saat ini telah dipergunakan, bupati, wakil bupati, sekda, asisten, kabag sampai pengawai honorer sekretariat daerah sudah  ditempat ini, sementara kantor bupati lama di Jalan Merdeka, Bagansiapiapi telah diperuntukkan bagi Bagaian Keuangan dan kedepan akan dipergunakan sebagai kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan aset Daerah, ditambah lantai IV menjadi ruang rapat, sedangkan Bagian Keuangan di Jalan Merdeka dipergunakan sudah ditempati Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu.

Menyusul infrastruktur pemerintah lain, kantor SKPD mulai difungsikan, jika disusuri mulai dari Jalan Kecamatan, SKPD  sudah memiliki kantor sendiri, Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi, Dinas Bina Marga dan Pengairan, Dinas Pendapatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kantor Satpol PP, Badan Pengendalian Dampak Lingkungan, Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pasar (DKPP).

Kantor Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kantor Pemberdayaan Wanita dan KB , Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kantor  Dinas Perikanan dan Kelautan ,Kantor Dinas kehutanan, (memanfaatkan rencana kantor Pengadilan Negeri,dtempati Dinas Sosial , Kantor  Dinas Cipta Karya, Kantor Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan, Kantor Perpustakaan dan Kearsipan, Kantor Dinas Kesehatan, Kantor Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Kantor Dinas Perkebunan menempati bangunan Museum Sain)

Lalu, beberapa Infrastruktur pemerintah tingkat kabupaten belum ada  masih menyewa, Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Badan Pengelola Perbatasan, Dinas Koperasi dan UKM, Badan Pengendalian Bencana Daerah dan Sekretariat Korpri.Inspektorat

Kantor pemerintah yang sudah dibangun tapi belum pindah, Inspektorat, Sekretariat DPRD. Ada juga kantor sudah permanen, namun tidak berada di kawasan Batu 6, Badan Kepegawaian Daerah kantor  dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan diareal Kota Bagansiapiapi saat ini

Kemudian pada itu, Infrastruktur pemerintah ditingkat kecamatan, sudah memiliki kantor camat serta UPTD tingkat kecamatan, diantaranya, Kecamatan Bangko, Rimba Melintang, Batu Hampar, Tanah Putih Tanjung Melawan, Tanah Putih sedinginan, Bangko Pusako, Bagansinembah, Pujud, Simpang Kanan, dan Kubu.

Sedangkan kecamatan masih dikatergorikan belum mempunyai  infrastruktur tingkat kecamatan belum memadai dan Kecamatan Sinaboi, Pasir Limau Kapas, Rantau Kopar, Pekaitan, sudah ada kantor camat, tapi miring dan belum ada jalan masuk menuju kantor, Kubu Babussalam, lalu kecamatan baru, Balai Jaya, Bagansinembah Raya dan Tanjung Medan

Kondisi terparah dialami kelurahan dan kepenghuluan di Rokan Hilir, baru sedikit kantor lurah dan kantor penghulu yang sudah ada, selebihnya masih ngontrak, bahkan ada yang masih memanfaatkan untuk kantor  penghulu sementara akan dibangun
Dalam musrenbang banyak penghulu keluhkan belum adanya bangunan kantor untuk menciptakan pelayanan tingkat kepenghuluan

Bahkan kantor pulau jemur, kantor penghulu pernah dibangun di gugusan Pulau Arwah di Labuhan Bilik,Bangunan kantor tidak dapat berfungsi dengan maksimal, karena jaraknya sangat jauh dari masyarakat Pemukiman masyarakat dibagian Penghasil darat kantornya juga tidak bisa difungsikan lagi, dan perlu kantor penghulu bangunan baru di bagian darat, berdekatan langsung dengan pemukiman masyarakat

Dimulai dari kondisi ril infrastruktur pemerintah upaya  dilakukan untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat Pembangunan secara bertahap dan mendorong agar kantor SKPD yang sudah siap segera difungsikan.

Untuk infrastruktur pemerintah Rohil ditingkat kabupaten, melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR), terus membangun perkantoran yang pemusatannya  di komplek perkantoran batu enam. Memang banyak yang sudah siap dan belum ditempati, masih menunggu serah terima dari Dinas CKTR kepada SKPD terkait.

Untuk kantor SKPD yang belum ada sama sekali, Dinas CKTR terus berupaya memperjuangkan anggaran, agar sejumlah kantor itu bisa dibangun yang baru, dan lagi-lagi tempatnya memang di Batu Enam.

Disamping perlunya penyiapan infrastruktur, kantor SKPD yang sudah selesai, juga didorong segera pindah, diantaranya Dinas Kesehatan, mereka nekad pindah kekantor baru, meski disaat mereka baru menempati, jalan masuk kekantor itu belum ada.

"Tempat Parkiran kendaraan,akan disiapkan baik untuk roda dua maupun roda empat lokasi pada bagian samping kantor Bupati melalui anggaran dinas terkait akan dibangun box culvert  yang dibutuhkan untuk jalan masuk ke kantor kantor sudah dibangun diareal perkantor batu 6 daerah lintas pesisir Sungai Rokan " Bupati H Suyatno menjelaskan

###Sementara Asisten Bidang Pemerintah Sekretariat Daerah Drs H.Wan Rusli Syaref,Msi ,menuturkan Upaya itu dilakukan untuk memenuhi infrastruktur pemerintahan pada tingkatan kecamatan, untuk kantor camat, melalui Asisten Bidang Pemerintahan, terus membangun kantor camat yang baru secara bertahap,Bahkan untuk beberapa daerah kantor camat sudah sangat parah, akan mendapatkan prioritas pertama pembangunan pada tahun anggaran 2016, diantaranya kantor Camat Sinaboi,

Sedangkan untuk kantor Camat Pekaitan, dibuat jalan masuk kekantor itu, sehingga diharapkan dalam waktu dekat, kantor itu bisa dipergunakan guna memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Perhatian juga diberikan kepada kecamatan baru daerah pemekaran, kantor camat menjadi meruapakan prioritas utama, ditargetkan dalam waktu tidak terlalu lama, kantor camat selesai dibangun diberbagai wilayah kabupaten Rohil .

Upaya lain untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat, keberadaan UPTD disetiap kecamatan, melalui SKPD terkait, terus dibangun, beberapa kecamatan induk, UPTD sudah lengkap, namun untuk kecamatan yang baru, memang kantor UPTD belum ada sama sekali

Sedangkan ,Untuk UPTD ini, baik pendidikan, pertanian dan peternakan, kesehatan, perikanan, pendapatan serta kebutuhan lain, secara bertahap juga telah dibangun, dan akan terus dibangun sampai tuntas, lagi-lagi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat

Lanjutnya" Delapan kantor camat perlu dibangun baru,yakni diantara tiga kecamatan baru. Sedangkan untuk pembangunan kantor penghulu dan kantor camat itu, sudah diserahkan pada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang untuk melaksanakan pembangunan "kata Rusli

###Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, H.Suwandi, S.Sos mengurai, tahun 2016, Pemda Rokan hilir membangun tiga kantor camat baru, kantor camat, Balai Jaya,Bangko Bagan senembah Raya dan Tanjung Medan, ditambah satu pembangunan lanjutan, kantor camat Rantau Kopar, sedangkan untuk kantor penghulu, dibangun empat buah kantor.

Kantor SKPD Suwandi akui masih  banyak belum ada,Dengan  berangsur-angsur akan tetap.(roi12)

ROKAN HILIR, RIMBA MELINTANG - Bupati Kabupaten Rohil, H Suyatno  tergolong intens mengawasi pelaksanaan sejumlah program pertanian di  daerah yang ia pimpin, antara lain dimaksudkan untuk mengejar target swasembada beras di Rohil dalam menciptakan Ketahanan Pangan secara nasional yang sudah digariskan oleh pemerintah pusat.

Salah satu buktinya sampai saat ini, padi di Kecamatan Rimba Melintang  merupakan wujud dari kepedulian Pemerintah Kabupaten Rohil, karna di daerah tersebut sebagai lumbung pangan beras di daerah ini yang memiliki potensi untuk terus dikembangkan dalam menargetkan swasembaya beras di Rohil. untuk mewujudkan program tersebut Pemkab Rohil melalui Sang Bupatinya Suyatno menerapkan pola tanam dua kali setahun. sehingga tahun ini swasembada beras di Rohil tahun ini optimis tercapai.

Kecamatan Rimba Melintang sendiri merupakan salah satu kecamatan yang memiliki potensi yang lebih dibandingkan dengan kecamatan-kecamatan lainnya yang ada di daerah ini dalam hal pengembangan potensi pertanian padi. Dimana luas untuk persawahan di Kecamatan Rimba Melintang mencapai 70 persen dari luas lahan persawahan yang ada di Kabupaten Rohil.

Sesuai dengan data dari Dinas Pertanian Kabupaten Rohil, kecamatan Rimba Melintang memiliki potensi sawah kurang lebih sekitar 949.76  hektar, atau hampir 70 persen dari total keseluruhan luas lahan sawah yang ada di kabupaten Rohil yakni, 12,709.14 hektar.

Karena itu, tidaklah mengherankan kalau kecamatan Rimba Melintang menjadi lumbung padinya Kabupaten Rohil. Berdasarkan hasil panen dari tahun 2013 dan tahun 2014, sangat memungkinkan hasil panen pada tahun 2015 ini bisa terealisasi  100 ribu ton pertahun. Apalagi tahun ini diterapkan pola tanam dua kali setahun. Target tersebut cukup beralasan, pasalnya sekali panen dalam tahun-tahun sebelumnya bisa mencapai 50 ribu ton.

Untuk itu, berbagai upaya terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Rohil guna meningkatkan hasil produksi pertanian yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat, salah satunya antara lain, saat ini Pemerintah Kabupaten Rohil tengah mencanangkan kawasan pertanian dengan membuat pusat padi.

Pasalnya, komoditas padi memiliki beberapa keunggulan dalam pengembanganya yang tercermin dari nilai ekonomis tinggi dengan potensi pasar/permintaan yang cukup besar dan dapat diandalkan sebagai sumber pendapatan petani. Dengan menjadikan kawasan pangan sampai mendunia, Pemkab Rohil mempercepat pembangunan kesejahteraan petani. Untuk itu, guna meningkatkan hasil produksi yang lebih baik lagi, maka saat ini Pemkab Rohil tengah melakukan penataan kawasan pertanian sentra padi di desa tersebut.

Dengan adanya, penataan kawasan ini, ditargetkan ke depannya hasil produksi padi ini dapat meningkat dengan menerapkan sitem dua kali penananaman padi serentak selama setahun. Bahwa sejak tahun 2014 ini sudah dilakukan sistem dua kali tanam serentak secara menyeluruh, sehingga dapat menciptakan swasembada pangan padi melalui menagement. Namun sejauh ini, perubahan iklim menjadi kendala dalam meningkatkan hasil produksi padi. Pasalnya, tanamanan ini membutuhkan kelembaban suhu udara yang baik. Dan masalah inilah yang perlu ditata khususnya dalam penataan sistem pengairan sehingga program dua kali tanam padi serentak ini dapat diwujudkan.

Berpijak dengan asumsi itulah, yang membulatkan keyakinan Bupati Rohil H. Suyatno bahwa target tersebut bisa terealisasi. Menurutnya, melalui penerapan sistem dua kali tanam padi serentak dalam setahun ini, maka dirinya menargetkan hasil produksi padi ke depannya sebesar 50 ribu ton untuk sekali panen. Jadi, jika program dua kali tanam ini bisa di wujudkan, maka dalam setahun bisa melakukan hasil produksi sebesar 100 ribu ton pertahun.

"Rencana strategis pembangunan 2016 ini, kami tetap memperhatikan sektor pangan, holtikultura dan sarana prasarana pertanian, Jadi tahun 2016 ini merupakan langkah awal kita untuk mewujudkan swasembada pangan khususnya beras di Rohil, sesuai dengan keinginan dan arahan dari pemerintah pusat,"ujar Bupati

Untuk mewujudkan target tersebut, perlu dilakukan langkah-langkah strategis untuk menambah target produksi. Salah satunya mensinergikan program antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota melalui forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada.

"Jangka panjang kita hanya memperkuat sektor pangan seperti padi, namun untuk sektor lainnya seperti jagung dan kedelai, dan holtikultura dan peternakan serta potensi unggulan lainnya yang akan dikembangkan juga," ucapnya lagi

Sektor pangan jenis padi, Rohil saat ini produksinya sudah bisa dikatan sangat bagus. Tinggal untuk meningkatkan daya tanam yang dilakukan dalam setahun. sehingga hasil yang di targetkan dalam setahun akan sangat memuaskan

"Pemkab Rohil akan terus mendorong para petani dalam mengembangkan pertanian. segala bantuan dan pokok pendukungseperti Infrastruktur dan kualitas pertanian akan terus di tingkatkan. sehingga para petani dalam pertanianya akan merasa senang,"terang Bupatidengan bangga.

Namun demikian, Terkait pemenuhan kebutuhan berasdi Kabupaten rohil sendiri, bahwa di Kabupaten Rohil kebutuhan akan beras tergolong cukup tinggi yakni mencapai 70 persen. Jumlah tersebut sudah berada di atas rata-rata Provinsi Riau yang hanya 50 persen saja. Sedangkan sisanya, kebutuhan beras di Kabupaten Rohil biasanya terpenuhi dari Sumatra Barat.

"Dari hasil produksi beras di daerah ini, kita baru memenuhi kebutuhan untuk daerah kisaran 70 persen, sementara sisanya kita penuhi dari Sumbar. Namun jumlah 70 persen itu masih berada di atas rata-rata Riau yang hanya 50 persen saja," terang Bupati.(roi11)

ROKAN HILIR, BAGANSIAPI API - Tim kesenian dari Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) memukau para pengunjung Riau Expo di SKA Co Ex pekanbaru pada Selasa (25/10/2016) malam.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Kesenian yang ditampilkan berupa tarian Keranjang Ikan yang didukung oleh sanggar mustika budaya dan komunitas pecinta seni budaya kajang pesisir, Bagansiapiapi memukau penonton di Pekanbaru, Riau.

Demikian disampaikan Kasi Kepurbakalaan Disparbudpora Rohil, Zakia Hada SSn MHum, Rabu (26/10/2016) melalui sambungan selulernya. Ia mengatakan, keiikutsertaan di ajang tersebut sebagai bentuk partisipasi Pemkab Rohil dalam mensukseskan Riau Expo 2016.

''Selain kita memiliki stand pameran yang menampilkan potensi daerah juga dalam rangka mengenalkan seni budaya dan berbagai objek wisata Negeri Seribu Kubah lewat tim kesenian yang kita tampilkan di Pekanbaru,'' katanya.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Disebutkan Zakia Hada, beberapa objek wisata Rohil seperti Pulau jemur, Parit Bay Park, Danau Janda Gatal, Pulau Tilan, Jembatan Kembar Pedamaran I dan II, Ritual Bakar Tongkang (RBT), situs sejarah, candi kita perkenalkan kepada pengunjung.

''Selain berpartisifasi ikut dalam ajang itu kita juga mengenalkan berbagai objek wisata yang ada di Rohil. Dengan begitu masyarakat akan mengetahui dan tertarik untuk berwisata ke negeri yang berjuluk seribu kubah ini,'' ucapnya.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Terpisah, Penata Tari, Dedek Iskandar mengatakan, hasil laut yang melimpah tentunya mengangkat nama Kota Bagansiapiapi sebagai salah satu kota penghasil ikan terbesar di dunia setelah Norwegia dengan melibatkan banyak nelayan. 

Namun, seiring berjalannya waktu predikat itu telah hilang dan saat ini secara bertahap akan dikembalikan oleh pemkab Rohil.

''Tari ini menampilkan hasil nelayan dimuat di dalam keranjang ikan yang terbuat dari rotan. Dimana keranjang rotan itu dulunya sebagai alat utama nelayan untuk memuat ikan kepelabuhan atau dermaga. Nah, kondisi inilah yang digambarkan dalam tari kesenian,'' pungkasnya sembari mengatakan kalau Rohil juga sempat menampilkan lagu-lagu daerah Rohil.(roi11)

ROKAN HILIR, BAGANSIAPI API - Jalan Santai dalam rangka menyambut HUT Pemuda Pancasila ke-57 sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-88 tahun 2016 di Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, meriah.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Wakil Bupati Rokan Hilir, Jamiludin di Bagansiapiapi, Kamis mengatakan kegiatan jalan santai ini berlangsung hari ini merupakan bentuk suka cita menyambut dua hari bersejarah tersebut, sekaligus memberikan motivasi agar para pemuda tergerak untuk ikut membangun daerah.

''Kami menyampaikan ucapan selamat dan sukses, karena ini pertama kali acara Pemuda Pancasila (PP) Rohil meriah dibarengi dengan Hari Sumpah Pemuda,'' kata Jamiludin, sebagaimana dilansir Antara.

Jalan santai yang diikuti ribuan masyarakat dan pelajar itu mengambil rute perjalanan dimulai dari Jalan Merdeka, Jalan Pahlawan, Jalan Bangko, Jalan Perwira, dan kembali ke Jalan Merdeka.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Jalan santai tersebut juga turut diikuti Wakil Bupati Rohil Jamiludin didampingi Ketua DPRD Nasrudin Hasan, Kajari Rohil Bima Suprayoga, Dandim 0321/ Rohil Letkol Arh Bambang Sukisworo, Pelaksana tugas Sekda Rohil Surya Arfan, Ketua MPC PP Rohil Taem Pratama serta sejumlah pejabat Rohil dan Organisasi Masyarakat (Ormas) lainnya.

Ketua MPC PP Rohil, Taem Pratama mengatakan bahwa acara digelar sebagai bentuk syukuran atas hari jadi organisasi yang dipimpinnya.

''Jika bicara Pancasila tentu tidak hanya bicara daerah, tetapi bicara Nasional. Begitu juga untuk bisa menegakkan empat pilar Demokrasi Indonesia memang tidak mudah, tetapi kita sebagai Pemuda Pancasila harus terdepan. Kami berharap semua bisa bergandeng tangan membangun dengan menghilangkan perbedaan,'' katanya.

Taem berharap melalui acara ini eksistensi MPC PP Rohil diharapkan bisa dilihat masyarakat, seperti kegiatan jalan santai yang telah digelar.

''Jadi kami ingin memperkenalkan diri, karena hanya kami satu-satunya Ormas yang lahir bertepatan di Hari Sumpah Pemuda. Ormas kita lebih tua dibanding organisasi lainnya,'' katanya pula.(roi11)

ROKAN HILIR, BAGANSIAPI API - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) dalam waktu dekat akan membangun Pabrik sepatu di kota Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko. Pabrik sepatu itu dibangun sebagai salah satu upaya pemerintah daerah untuk memberantas kantong kemiskinan dengan menyediakan lapangan pekerjaan bagi putra-putri asli daerah.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
"Pabrik sepatu itu sasaran utamanya adalah ratusan ribu anak sekolah dari berbagai tingakatan yang dijual dengan harga yang miring atau lebih murah dari harga yang ada dipasaran. Agar Anak didik lebih mudah membeli sepatu, pihak sekolah harus memiliki koperasi agar anak yang ingin membeli sepatu bisa melalui koperasi sekolahnya masing-masing," ujar Bupati Rohil, H Suyatno Amp, Rabu (14/9/2016) di Bagansiapiapi. 

Dijelaskannya, sebelum pabrik sepatu itu dibangun dan dioperasikan pemkab rohil tentunya terlebih dahulu melakukan pelatihan kepada para pekerja melalui instansi terkait dengan mendatangkan guru latih dari luar daerah yang dibiayai dengan menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD). 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
"Kita akan datangkan guru latih untuk melatih para pekerja agar pabrik itu nantinya bisa maju dan berkembang," Kata Suyatno.

Selain membangun pabrik sepatu, Pemkab Rohil dalam waktu dekat juga akan membangun Stadiun bola kaki yang megah menyerupai stadium yang ada Pekanbaru. Pembangunan stadiun ini dalam rangka memberikan semangat dan motivasi kepada generasi muda untuk berolahraga. Selain itu, tujuannya utamanya adalah untuk mencari bibit-bibit yang memiliki kemampuan dicabang olahraga (Cabor) sepak bola agar bisa diberikan pembinaan.

"Stadiun yang ada saat ini (Stadiun Koni-red) kondisinya masih belum memuaskan, makanya kita akan membangunya lebih megah agar bisa memotivasi para generasi muda untuk berolahraga. Mengenai pelatihnya akan didatangkan dari luar dengan dibiayai oleh pemerintah daerah melalui Komite olehraga nasional indonesia (Koni) kabupaten Rohil," katanya.(roi11)

ROKAN HILIR, SINABOI - Usai menghadiri acara Musrenbang RPJMD, Wakil Bupati Rokan Hilir Drs Jamiludin langsung  melakukan peninjauan terhadap kelanjutan pembangunan jembatan di Kepenghuluan Sinaboi Kecamatan Sinaboi, Rabu (14/09/2016) siang kemaren.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Kedatangan Wakil Bupati Rokan Hilir ke Sinaboi disambut oleh datuk Pengghulu Sinaboi, Masri dan tokoh masyarakat setempat dengan berkumpul disalah satu wisma di Sinaboi. 

Wabup meminta agar masyarakat setempat menyampaikan aspirasinya dan menyampaikan pandangannya terkait pembangunan jembatan itu.

Ia mengatakan kalau kedatangannya ke sinaboi ini untuk memenuhi janji politiknya saat pilkada tahun 2015 lalu. 


http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Dimana jika ia terpilih sebagai wabup rohil maka jembatan itu akan dibangun. 

Namun dikarenakan kondisi keuangan daerah lagi mengakami defisit, pembangunan jembatan itu hanya bisa dilakukan dengan perbaikan menggunakan kayu keras.

"Untuk membangun jembatan permanen tentunnya harus menelayan anggaran lebih kurang sebesar Rp85 Miliar. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Nah, karena anggaranya terbatas maka tahun ini kita hanya bisa melakukan perbaikan jembatan tersebut dengan memakai kayu keras dengan biaya sebesar Rp200 juta," sebut Jamiluddin.
  
Diakui mantan Wakil ketua DPRD Rohil ini, Jembatan itu memang sangat diperlukan oleh masyarakat, terutama bagi warga tionghoa yang rutin melakukan kegiatan keagamaan seperti sembahyang pekong, sembayang kuburan, sembahyang sayur dan lain sebagainya. 

"Dimana jembatan itu satu-satunya urat nadi masyarakat sinaboi. Namun dikarekan anggaran tidak memungkinkan, maka kita bangun dulu seadanya," katanya.(roi11)

ROKAN HILIR, BAGANSIAPI API - Provinsi Riau Suyatno meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat untuk tidak melakukan pungutan liar atau pungli kepada masyarakat, yang sedang mengurus administrasi kependudukan.

"Masyarakat yang ingin mengurus dokumen kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga, Akte Kelahiran dan berbagai dokumen lainnya sampai saat ini masih gratis. Kalau ada dinas tersebut melakukan pungutan liar, segera laporkan ke saya," kata Suyatno di Bagansiapiapi, Senin.

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Untuk menghindari praktek pungli maupun calo yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, dia menyarankan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Rohil segera memasang baliho atau spanduk raksasa dihalaman kantor.

"Dari dulu hingga sekarang mengurus dokumen kependudukan masih gratis. Maka dari itu jangan sampai ada oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Disdukcapil yang memungut biaya apapun kepada masyarakat. Jika hal ini sampai terjadi maka kita tidak akan kasi ampun dan akan memberikan sanksi tegas sesuai peraturan yang berlaku," tegas Bupati, sebagaimana dilansir Antara.

Terkait calo menurutnya kebanyakan sering terjadi pada masyarakat yang tinggal dipedesaan. Hal ini disebabkan masyarakat tersebut enggan melakukan pengurusan kepusat Ibukota Kabupaten Rohil di Bagansiapiapi.

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
"Kalau calo meminta hanya sekedar uang rokok dari masyarakat itu hal yang wajar-wajar saja, karena masyarakat itu meminta pertolongan melakukan pengurusan, tapi janganlah sampai yang diminta itu tidak setimpal. Namun kita menyarankan untuk mengurus langsung," saran dia.

Bupati juga dalam waktu dekat akan mengumpulkan seluruh stakeholder pelayanan agar tidak terjadi lagi pungli di Rokan Hilir.

"Sebagaimana perintah dari Presiden melalui Kapolri dan seluruh instansi yang terkait supaya menghilangkan pungli-pungli yang ada dikantor-kantor pemerintahan, terutama kantor pelayanan publik. Aksi seperti jangan sampai terjadi didaerah ini," katanya mengingatkan.(roi10)

ROKAN HILIR, BAGANSIAPI API - Bupati Suyatno, apresiasi atas pelaksanaan kegiatan Pencanangan IBI KB-Kesehatan tingkat Kabupaten Rokan Hilir di halaman Kantor Camat Batu Hampar belum lama ini, karena hal ini memiliki nilai yang sangat strategis dalam mewujudkan keluarga kecil, sehat, bahagia dan sejahtera.

Program kependudukan dan keluarga berencana, kesehatan ke depan dapat memberikan harapan dan kontribusi yang nyata dalam membangun sumber daya manusia yang lebih berkualitas.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil

"Bukan tidak boleh lebih dari dua, itu tergantung kesepakatan dari bapak ibuk. Rohil ini ada kampung KB yang dipusatkan di Batu Hampar. Kita (pemerintah, red) beserta DPRD mendukung program ini," tukas Suyatno.

Sebelumnya, Kepala BKKBN Provinsi Riau, diwakili Yenrizal Makmur menyampaikan, program Keluarga Berencana di Indonesia, awalnya dimotori para bidan, dengan memberikan penyuluhan tentang Keluarga Berencana.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Untuk saat ini, kata Kepala BKKBN Riau, pemerintah sedang melaksanakan program Kampung Keluarga Berencana (KB). Oleh karenanya, diharapkan, untuk setiap kabupaten/kota, harus ada apa yang namanya Kampung KB sebagai pilot proyek.

Ketua IBI Rohil, Rita Zahra mengatakan, sasaran pelaksanaan IBI-KB Kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi aktif organisasi profesi IBI dalam pengelolaan dan pelayanan KB dan Kesehatan yang mencakup seluruh wilayah kecamatan se-Kab. Rohil termasuk daerah terpencil, tertinggal dan perbatasan.

Anggota IBI se-Rohil yang tersebar di seluruh wilayah 15 Kecamatan, baik di Poskesdes, Puskesmas Pembantu, Puskesmas kecamatan kita harapkan akan ikut berpartisipasi aktif mengatasi ledakan penduduk melalui pelayanan KB dan pengelolaan kesehatan langsung kepada masyarakat untuk mendukung program nasional.

Pencanangan bakti sosial ini, dihadiri Kepala Dinas  BKKBN Riau, Ketua DPRD Rohil, Kapolres Rohil, Babinsa Rohil, Kodim, ketua TP PKK Rohil, ketua Dharma Wanita Rohil, Camat, Kepala Dinas Kesehatan Rohil, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Keluarga Berencana Rohil, serta Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Rohil serta para bidan yang berada di Rohil.(adv/roi09)

ROKAN HILIR, BAGAN BATU - Bidang Perkebunan berpeluang untuk meningkatkan perekonomian rakyat dalam pembangunan perekonomian Rohil bahkan Indonesia. Pasalnya, sektor perkebunan di Indonesia setiap tahunnya terus berkembang. Pada saat ini, sektor perkebunan dapat menjadi penggerak pembangunan nasional karena dengan adanya dukungan sumber daya yang besar, orientasi pada ekspor, dan komponen impor yang kecil akan dapat menghasilkan devisa non migas dalam jumlah yang besar.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Tanaman perkebunan mempunyai peranan sebagai salah satu sumber devisa sektor pertanian, penyedia bahan baku industri sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri serta berperan dalam kelestarian lingkungan hidup. 

Untuk di Rohil banyak sekali daerah yang memiliki potensi untuk dikembangkannya sektor perkebunan, hal ini disebabkan oleh faktor-faktor ekologi yang baik untuk membudidayakan jenis tanaman perkebunan.

Faktor-faktor ekologi tersebut diantaranya Indonesia memiliki beragam jenis tanah yang mampu ditanami jenis tanaman apapun, sinar matahari yang konsisten sepanjang tahun, kondisi iklim yang tropis memenuhi syarat untuk tumbuh jenis tanaman, dan curah hujan rata-rata per bulan cukup tinggi. Umumnya tanaman perkebunan sangat cocok ditanam di daerah tropis dan subtropis.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Beberapa jenis komoditi perkebunan banyak berkembang di Rohil diantaranya perkebunan kelapa sawit, kelapa, karet, kakao, tebu, kina, dan sebagainya. Komoditi perkebunan dengan berbagai karaakteristik baik dari morfologinya, syarat tumbuhnya, maupun beberapa produk olahannya sehingga mampu berkembang di Indonesia.

Menurut Kepala Dinas Perkebunan Rohil, Syahril mengatakan bahwa segala kegiatan yang mengusahakan tanaman tertentu pada tanah dan/atau media tumbuh lainnya dalam ekosistem yang sesuai, mengolah dan memasarkan barang dan jasa hasil tanaman tersebut, dengan bantuan ilmu pengetahuan dan teknologi, permodalan serta manajemen untuk mewujudkan kesejahteraan bagi pelaku usaha perkebunan dan masyarakat.

Lahan perkebunan merupakan lahan usaha pertanian yang luas, biasanya terletak di daerah tropis atau subtropis, yang digunakan untuk menghasilkan komoditas perdagangan (pertanian) dalam skala besar dan dipasarkan ke tempat yang jauh, bukan untuk konsumsi lokal. Perkebunan dapat ditanami oleh tanaman industri seperti kelapa sawit, karet, kopi, kakao, kelapa, tebu, dan sebagainya. Ukuran luas perkebunan sangat relatif dan tergantung ukuran volume komoditas yang dipasarkannya.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Namun demikian, suatu perkebunan memerlukan suatu luas minimum untuk menjaga keuntungan melalui sistem produksi yang diterapkannya. Ciri perkebunan : menerapkan cara monokultur, paling tidak untuk setiap blok yang ada di dalamnya, terdapat instalasi pengolahan atau pengemasan terhadap komoditi yang dipanen di lahan perkebunan itu, sebelum produknya dikirim ke pembeli.

Peran dalam perkebunan sendiri merupakan salah sub sektor dari pertanian yang juga memiliki peranan besar bagi sektor pertanian dan perokonomian Rohil.  Tanaman perkebunan memiliki dua potensi pasar yaitu di dalam dan di luar negeri. Tanaman perkebunan di dalam negeri dapat dikonsumsi langsung oleh masyarakat, diperlukan sebagai bahan baku industri. Hal ini menunjukkan bahwa tanaman perkebunan memiliki arti ekonomi yang penting. Artinya, bila diusahakan secara sungguh-sungguh atau profesional bisa menjadi suatu bisnis yang menjadikan keuntungan besar.

Bupati Rohil H Suyatno menegaskan, bahka tanaman perkebunan mempunyai peranan sebagai salah satu sumber devisa sektor pertanian, penyedia bahan baku industri sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri serta berperan dalam kelestarian lingkungan hidup. Pemerintah secara berangsur mengurangi petani yang tidak mempunyai tanah menjadi pemilik tanah dalam pembangunan sub sektor perkebunan. Pemilikan lahan secara bertahap dilakukan dengan program Perkebunan Inti Rakyat (PIR). 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Tujuan dilaksanakannya pembangunan PIR adalah untuk meningkatkan taraf hidup para petani atau pengebun dengan jalan pembukaan arel-areal baru kurang produktif atas lahan kritis, serta menghentikan perladangan berpindah-pindah. Dengan proyek Perkebunan Inti Rakyat maka petani dapat menjual komoditas hasil kebunnya kepada pemerintah dengan harga pasaran ekspor serta kualitas komoditas terjamin standartnya.

Potensi sub sektor perkebunan untuk dijadikan ekspor di masa-masa mendatang sebenarnya sangat besar. Prasyarat yang diperlukan hanyalah perbaikan dan penyempurnaan iklim usaha dan struktur pasar komoditas perkebunan dari sektor hulu sampai ke hilir. Mustahil kinerja ekspor akan lebih baik jika kegiatan produksi di sektor hulu, pola perdagangan dan distribusi komoditas perkebunan domestik masih mengalami banyak hambatan.

Perkebunan merupakan segala kegiatan yang mengusahakan tanaman tertentu pada tanah dan/atau media tumbuh lainnya dalam ekosistem yang sesuai, mengolah dan memasarkan barang dan jasa hasil tanaman tersebut, dengan bantuan ilmu pengetahuan dan teknologi, permodalan serta manajemen untuk mewujudkan kesejahteraan bagi pelaku usaha perkebunan dan masyarakat.  

Juga mampu mempunyai peranan sebagai salah satu sumber devisa sektor pertanian, penyedia bahan baku industri sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri serta berperan dalam kelestarian lingkungan hidup. (adv/roi09)

ROKAN HILIR, BAGANSIAPI API - Memasuki tahun 2016, pemerintah daerah Kabupaten Rokan Hilir akan fokus pada tugas-tugas dan pembangunan yang sudah ada selama lima tahun ini. Seperti yang diungkapkan Kepala Bappeda Kabupaten Rokan Hilir, M. Job Kurniawan, kepada Wartawan diruang kerjanya.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
"Lebih dominan, kita menyelesaikan tugas-tugas yang lalulah. Seperti sekolah yang sudah dibangun, kantor, tapi jalan masuknya belum ada. Kita fungsikan semua yang telah kita bangun selama lima tahun ini. Termasuk kantor Bupati," ungkapnya.

Menurutnya, semua akan dilakukan bertahap. Seperti memfungsikan kantor bupati, tidak akan mungkin memindahkan sistem keuangan. Karena jika dipindahkan langsung, akan berpengaruh kepada pekerjaan seperti pembayaran gaji.

M.Job Kurniawan juga mengakui, bahwa masih banyak bangunan yang belum di fungsikan dan akan diselesaikan di APBD 2016 ini agar bisa di fungsionalkan. 

Misalkan mesjid ditanah putih tanjung melawan, rantau bais, Bagan Batu, dikubu, dan rantau kopar akan diselesaikan. Seperti kurangnya tempat air wudhu, akses jalan masuk belum ada, akan diselesaikan. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
"Pelan-pelanlah, setidaknya sudah mulai orang sholat di situ, seperti dirantau bais," katanya.

Selain itu, tambah Job, pihaknya sudah meminta kepada Dinas Pasar agar dapat memfungsionalkan pasar yang sudah di bangun, seperti Pasar Central.

"Kita sudah sampaikan, kalau memang tidak mau dijadikan pasar kita jadikan kantor pasar aja. 

Untuk tahun ini kita selesaikan pengerjaan seperti lampu. Bagitu juga sekolah yang putus kontrak kita selesaikan," tambahnya.

Selain memfungsionalkan pembangunan yang sudah ada, Pemkab Rohil juga akan menyelesaikan bidang ekonomi dan kemiskinan. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
"Untuk bangunan-bangunan yang belum selesai, mudah-mudahan selesailah dengan APBD terakhir ini. Untuk bangunan yang baru-baru kuranglah, fokus untuk memoles dan menyelesaikan tugas-tugas yang belum selesai," kata Job.

Bukan sampai disitu, Pemkab Rohil akan memfokuskan dibidang produksi seperti disektor budidaya perikanan, dipertanian dan peternakan. 

Selain itu juga, Job meminta kepada media agar dapat membantu untuk pemberitaan yang mengangkat berita tentang ekonomi dan investasi yang ada di Kab Rokan Hilir.(adv/roi09)

BERITA RIAU, ROKAN HILIR - Bupati Rokan Hilir H Suyatno AMp melakukan peninjauan pembangunan parit Gepak yang akan dilakukan normalisasi dan pelebaran di areal jalan Siak Ujung kelurahan Bagan Timur, Senin (29/2). 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Rombongan bupati disertai plt kepala dinas Bina Marga dan Pengairan Jon Syafrindow, kepala dinas CK Suwandi SSos, kepala dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan Ibus Kasri, kepala Bappeda Job Kurniawan, kepala dinas Pertanian Ir Muslim, kabag humas Hermanto Ssos, kabag protokol Saiman AMp, Kasi Pengairan BMP Abdul Manan, lurah Bagan Timur Robi Kurniawan dan aparatur kelurahan.

Untuk sampai ke titik dimana normalisasi dikerjakan mesti berjalan kaki lagi sekitar 100 meter lagi, di lingkungan tersebut secara umum masih berupa semak belukar namun aliran parit masih terlihat meskipun tertutupi timbunan tumbuhan liar. 

"Di sini akan kami programkan pembongkaran atau pelebaran parit Gepak, sekarang lebarnya paling 6 meter akan ditambah menjadi 15 meter. Begitu juga dibangun bodi jalan di jalan yang pernah dibuat pada tahun 2000 dengan lebar 7 meter kedepan dibuka sehingga menjadi 20 meter termasuk parit tersebut," ujar Suyatno.

Bupati sudah instruksikan kepada sekcam dan lurah Bagan Timur untuk menyampaikan informasi keapada masyarakat yang punya lahan di sepanjang parit Gepak agar bisa dinndang untuk musyawarah agar tanah di lahan ditumbuhi semak belukar akan dibersihkan oleh pemkab.

"Selain itu untuk jalan di lingkungan parit Gepak ini terutama di titik parit Tangko, ujung jalan Siak, Bahagia dan jalan Selamat saya minta itu diluruskan, tembuskan sampai ke bodi jalan di parit Gepak ini," ujarnya menambahkan. 

Ia menganggap jika pembangunan jalan terlaksana maka bisa menjadi alternatif bagi warga yang datang ke Bagansiapiapi. Sebagai pilihan akses mengingat keadaan di jalan Pahlawan yang semakin padat setiap harinya. 

Bupati sekali lagi mengingatkan agar camat dan lurah mengadakan pertemuan dengan warga pemilik lahan, duduk bersama sehingga diperoleh pemahaman untuk merelakan lahan yang terkena pengerjaan normalisasi dibersihkan oleh pemkab. Itu semua tak lain tujuannya adalah untuk kepentingan bersama. 

"Kalau pemkab yang bersihkan tentunya kondisi di lingkungan ini menjadi cantik, harga tanah pun bisa melambung tinggi. Tujuan kita ini semua menjadi bagus," tegasnya. 

Kesadaran masyarakat sangat diharapkan sebagai bagian partisipasi dalam membangun daerah, bupati mengatakan dalam proses tersebut tidak bijak jika  ada yang meminta ganti rugi. "Saya mohon jangan ada ganti rugi, karena program ini adalah untuk kepentingan masyarakat kita keseluruhan," ucapnya. 

Terhadap progress pengerjaan normalisasi parit di ujung jalan Siak ini bupati akan memastikan dapat segera dilaksanakan. Jika ternyata dinas terkait terangnya tidak melakukan pekerjaan dengan cepat seperti komitmen maka bupati tak segan untuk mengambil tindakan tegas. 

"Saya beri ultimatum, besok saya cek lagi janjinya dari dinas terkait. Kalau ternyata besok tak dikerjakan saya berikan teguran tapi saya yakin dan percaya karena ini menyangkut kepentingan ummat, kepentingan bersama, pasti segera dilaksanakan," pungkasnya.(roi02)

BERITA RIAU, ROKAN HILIR - Bupati Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno menaruh perhatian yang besar akibat terbengkalainya ‎ pembangunan pelabuhan internasional yang dibangun dipinggir sungai Rokan, Batuempat karena tidak memiliki  sertifikat tanah dan izin Amdal.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Dalam peninjauannya bersama dinas terkait, Senin (29/2/16) ‎menyayangkan jika pembangunan pelabuhan yang sudah menelan anggaran puluhan milyar dari APBN tahun anggaran 2014  tersebut tidak dilanjutkan. Menurutnya,Lokasi pelabuhan tersebut sangat strategis dan cukup bagus serta berada persis didepan pulau Pedamaran.

"Pemerintah daerah sudah berusaha sekali, kita juga sudah menelpon salah satu wakil dari BPN, Kita minta segera lakukan pembuatan sertifikat,‎ saya sudah minta segera sampaikan kepada kita persoalan sertifikat, apabila pelabuhan yang sudah dibangun dengan anggaran yang begitu besar itu, jika tidak dilanjutkan akan mubazir. kita minta kepada BPN, cari solusi dan jalan keluarnya seperti apa,"terang Suyatno.

Ditegaskannya, Jika pihak BPN tidak bisa memberikan kepastian tentang sertifikat tanah areal pelabuhan. Dirinya akan memanggil Kepala BPN. Jika Pembangunan pelabuhan dilanjutkan.Pemkab berencana akan membangun Kantor pihak yang berkaitan dengan pelabuhan, Seperti bea cukai, imigrasi dan KP3 dan yang lainnya.

"Lahan sudah dibebaskan pemda. tinggal suratnya lagi.  tegas saya katakan, coba bantu pemda, apa kendalanya, apa masalahnya, jangan di biarkan begitu, lakukan koordinasi dengan pemkab. " Kesalnya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang bersedia menganggarkan dana yang cukup besar untuk membangun pelabuhan internasional di ibu kota rokan hilir. Ia mengajak semua elemen untuk mendukung jalan pembangunan tersebut.

Turut hadir dalam rombongan bupati, plt kepala dinas Bina Marga dan Pengairan Jon Syafrindow, kepala dinas CK Suwandi SSos, kepala dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan Ibus Kasri, kepala Bappeda Job Kurniawan, kepala dinas Pertanian Ir Muslim, kabag humas Hermanto Ssos, kabag protokol Saiman AMp, Kasi Pengairan BMP Abdul Manan.(roi02)

BERITA RIAU, ROKAN HILIR - Kadis Koperasi dan UKM Rohil, Drs. Jon Syafrindow membuka secara resmi Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi/CU (Credit Union) Tunas Muda Tahun Buku 2015. Dia berharap, sejumlah koperasi di Rohil bisa mandiri seperti koperasi ini. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
RAT dilaksanakan Sabtu (27/2/16) di pelataran Plaza Suzuya Baganbatu, Jon Syafrindo menyatakan, dengan anjloknya harga minyak mentah dunia, keberadaan koperasi sangat membantu menstabilkan perekonomian ditingkat bawah. 

“Jangan berharap terus kepada bantuan pemerintah, untuk itu masyarakat harus bisa mandiri, salah satu contohnya dengan pinjaman micro Koperasi Tunas Muda ini,” kata Jon Syafrindow. 

Ketua Koperasi/CU Tunas Muda, Ir. Dame RG Simarmata dalam sambutanya mengatakan pada tahun buku 2015 ini, Koperasi Tunas Muda mendapat penghargaan tingkat nasional. 

Penghargaan tersebut “Best Indonesia Leader Award” di Grand Candi Hotel Semarang, “Good Coorperation In Microfinance” di Sari Pan Pasific Hotel Jakarta dan “Indonesia Smart & Innovation Leader” di Hotel Santika Medan.(roi02)

BERITA RIAU, ROKAN HILIR - Bupati Rohil Suyatno akhirnya angkat bicara soal pembongkaran Pelabuhan Bagansiapiapi tempo dulu. Dia menyebut, pelabuhan itu kenangan yang tidak bisa dilupakan. 

“Kalau kita urut sejarah, itu kenangan yang tidak bisa dilupakan untuk masyarakat Rokan Hilir kan, khususnya Kota Bagansiapiapi. Itu dulu tempat pelabuhan, itu sejarah. Nah sekarang sejarah itu boleh kita ingat kembali,” ungkap Suyatno, setelah meninjau Parit Baypark, belum lama ini. 

 http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
Tapi kalau sejarah itu sudah ribuan rumah penduduk yang tinggal diatas itu, diakuinya agak sulit mempertahankannya. 

Terkait besi tua yang ada di pelabuhan itu, Pemkab Rohil menurutnya akan melakukan koordinasi dengan pihak Bea Cukai. “Apalagi besi tua, nanti kita koordinasi, apakah itu masuk areal tanah milik bea cukai, atau bagaimana, nanti Pak Camat nanti urusannya dengan Pak Lurahnya, coba cek lagi, koordinasi dengan Bea Cukai,” katanya. 

Sementara itu, Julianda, S.Sos, Camat Bangko mengakui kalau lahan bekas Pelabuhan Bagansiapiapi tempo dulu itu milik Bea Cukai. Namun terkait situs sejarah, dia melemparkan kepada Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga. 

“Historisnya memang punya bea cukai. Terkait situs sejarah, mungkin dinas terkait, Dinas Pariwisatalah, kalau pembongkaran, belum ada koordinasi,” katanya.(roi02)

BERITA RIAU, ROKAN HILIR - Meski APBD 2016 sudah disahkan, namun terjadi pengurangan dana bagi hasil migas sekira Rp812 miliar. Akibatnya, dilakukan rasionalisasi dengan memangkas anggara masing-masing SKPD Rohil 20-40 persen. 

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Rohil
“Tadi baru saja kami mengundang seluruh kepala SKPD, untuk menyepakati terjadinya pengurangan atau rasionalisasi APBD 2016. Sebagaimana kita maklumi bersama, terjadinya penurunan harga minyak, pengurangan penerimaan dana perimbangan kita,” ujar Plt Sekda Drs. H. Surya Arfan, Jum’at (26/2/16) usai memimpin rapat tertutup rasionalisasi anggaran di lantai 4 kantor bupati. 

Besarnya pengurangan menurut Surya, Rp812 miliar, makanya pagu sejumlah SKPD harus dikurangi secara proporsional 20-40 persen. “Mau tidak mau, terpaksa kita, kita ndak mau menanggung resiko nanti, kita lakukan kegiatan, uang tidak ada,” ujar Surya. 

Namun struktur APBD tetap seperti biasa, karena sudah disahkan DPRD, cuma saja ada beberapa agenda yang ditunda. “Tidak semua dalam APBD itu kita laksanakan, namanya perencanaan, tergantung pada keuangan kita, karena uang kita terbatas pada tahun ini, maka kita laksanakan sekitar Rp1,9 triliun,” ucapnya. 

Maka dengan terjadinya pengurangan tersebut, Surya mengharapkan pengertian masyarakat luas. “Yang mungkin dalam berbagai kesempatan bupati kemaren menjanjikan berbagai program kepada kecamatan, mohon dipahami, kenapa belum bisa direalisasikan,bukan karena tidak mau melaksanakan itu, tapi karena uang kita tidak mencukupi.Pak Camat juga disampaikan, Pak Camat mensosialisasikan kepada masyarakat, bahwa tahun ini tahun prihatin kita, karena APBD kita terjadi luar bisa penurunannya,” ujar Surya. 

Secara garis besar, ada beberapa jalan yang mau dibangun, tapi ditunda, kegiatan lain juga demikian, termasuk bantuan sosial, jika ada rumah terbakar, untuk tahun ini belum dibantu. “Dinas Sosialkan mengeluh, Pak bagaimana kalau ada rumah yang terbakar, doakan saja tidak terjadi musibah,” jawab Surya. 

Upaya yang akan dilakukan untuk mengatasi pengurangan itu menurut Surya, akan ada pertemuan khusus antara Bupati Suyatno dengan kepala SKPD terkait penerimaan, dengan maksud memburu sumber-sumber penerimaan PAD, diantaranya PBB P2, serta pajak dan retribusi daerah. 

Harapan lain diakuinya masih ada, jika harga minyak mentah dunia naik menjelang APBD Perubahan, maka sejumlah kegiatan akan dihidupkan kembali.(roi02)
Diberdayakan oleh Blogger.